TLDR
Donald Trump memperdebatkan keamanan nasional terkait dengan eksekutif Microsoft. Lisa Monaco, baru-baru ini diangkat, menghadapi tuduhan serius dari Trump. Microsoft terlibat dalam kontrak besar dengan pemerintah AS yang menjadi fokus perhatian. Donald Trump menyerukan pemecatan Lisa Monaco, Presiden urusan global Microsoft, yang dianggapnya menjadi ancaman bagi keamanan nasional Amerika Serikat. Monaco sebelumnya bekerja sebagai wakil jaksa agung dan penasihat keamanan dalam negeri di pemerintahan AS.Trump menyatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social bahwa Monaco kehilangan izin keamanan dan akses intelijen pemerintah AS baru-baru ini, dan dilarang masuk ke properti federal. Hal ini terjadi di tengah hubungan kerja Microsoft dengan pemerintah AS.Microsoft diketahui menyediakan layanan cloud dan perangkat lunak produktivitas untuk berbagai lembaga pemerintah AS, termasuk unit militer Israel. Namun, Microsoft mengumumkan akan menghentikan layanan cloud untuk unit militer tersebut setelah adanya klaim pelacakan warga Palestina.Pada sisi lain, CEO Microsoft, Satya Nadella, baru-baru ini menghadiri jamuan makan malam bersama para eksekutif teknologi lainnya di Gedung Putih, yang menunjukkan kedekatan perusahaan dengan pemerintah. Sementara itu, Trump akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.Situasi ini memperlihatkan bagaimana peran tokoh politik yang kini bekerja di perusahaan teknologi bisa menimbulkan ketegangan dan memperumit hubungan antara isu keamanan nasional, teknologi, dan politik global.