Murdoch, Ellison, dan Dell Dirikan Tim Baru untuk Miliki TikTok di AS
Teknologi
Keamanan Siber
22 Sep 2025
242 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Donald Trump mengumumkan Lachlan Murdoch dan Rupert Murdoch sebagai calon pemilik baru TikTok di AS.
Pemerintah AS menuntut pengalihan kepemilikan TikTok karena alasan keamanan nasional.
Oracle akan mengelola data dan privasi TikTok versi AS dalam kesepakatan ini.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa TikTok di AS akan dimiliki oleh sejumlah tokoh dan perusahaan ternama, termasuk Rupert Murdoch dan putranya Lachlan serta Larry Ellison dari Oracle dan Michael Dell dari Dell Technologies. Ini dilakukan untuk alasan keamanan nasional.
Lachlan Murdoch kemungkinan akan didukung oleh Fox Corporation, tempat ia menjabat sebagai CEO, dalam pengambilalihan TikTok. Pemerintah AS menuntut perubahan kepemilikan dari perusahaan asalnya, ByteDance, agar platform ini tetap bisa beroperasi di AS.
Larry Ellison dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia dan pihak Oracle akan memimpin pengelolaan data dan privasi TikTok versi AS. Selain itu, pemerintah akan mengendalikan algoritma aplikasi untuk menjaga keamanan nasional.
Trump menyebut tokoh-tokoh ini sebagai patriot Amerika yang mencintai negara dan percaya mereka akan menjalankan kepemilikan TikTok dengan baik. Hal ini penting agar TikTok tidak diblokir di AS dan tetap bisa dipakai oleh jutaan pengguna di dalam negeri.
Pemerintah AS berkomitmen memastikan enam dari tujuh dewan TikTok akan menjadi warga negara Amerika dan pengawasan ketat akan dilakukan terkait data dan algoritma, sehingga penggunaan aplikasi di AS memenuhi standar keamanan dan privasi nasional.
Analisis Ahli
Bruce Schneier (ahli keamanan siber)
Pengalihan kepemilikan di atas kertas mungkin mengurangi risiko keamanan, tetapi tidak menjamin perlindungan total karena faktor operasional dan teknologi dapat tetap mengekspos data pengguna.Kara Swisher (jurnalis teknologi)
Melibatkan tokoh seperti Murdoch dan Ellison menunjukkan upaya serius AS untuk mengendalikan pengaruh asing di bidang teknologi, meskipun ini bisa menimbulkan konsentrasi kekuasaan yang perlu diawasi.

