AI summary
Bukalapak telah menghentikan seluruh layanan penjualan produk fisik dan berfokus pada transformasi bisnis. Menteri Keuangan meminta semua marketplace untuk melarang penjualan rokok ilegal. Tindakan tegas diperlukan untuk mengatasi peredaran barang ilegal di platform ecommerce. Bukalapak telah resmi menutup seluruh layanan penjualan produk fisik sejak Februari 2025, termasuk produk seperti rokok ilegal. Perusahaan menyatakan bahwa isu penjualan rokok ilegal di platform ecommerce, khususnya Bukalapak, tidak lagi relevan dengan bisnis mereka karena transformasi operasional.Fathiyyah Maryufani, Head of Media and Communications Bukalapak, menjelaskan bahwa perubahan ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk fokus pada empat pilar utama: Mitra Bukalapak, Retail, Gaming, dan Investment. Dengan langkah ini, Bukalapak tidak lagi beroperasi sebagai marketplace produk fisik.Kementerian Keuangan, melalui Menteri Purbaya Yudhi Sadewa, telah melakukan pemanggilan kepada beberapa marketplace besar seperti Bukalapak, Tokopedia, dan Blibli. Pemanggilan ini bertujuan menekan penjualan dan peredaran rokok ilegal yang masih dilakukan di platform digital.Menkeu meminta agar larangan penjualan rokok ilegal tidak hanya dijalankan pada tenggat waktu 1 Oktober 2025, tetapi lebih cepat dari itu. Pemerintah juga berencana melakukan tindakan langsung terhadap pemilik akun yang melanggar aturan berdasarkan data yang sudah dimiliki.Upaya ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menanggulangi peredaran rokok ilegal di ecommerce dan menuntut tanggung jawab platform penjualan digital. Bukalapak menyatakan sudah melakukan transformasi agar tidak terlibat kembali dalam masalah penjualan produk fisik seperti rokok ilegal.
Langkah Bukalapak menutup penjualan produk fisik seolah menjadi contoh serius untuk menghindari dampak kerugian reputasi dan masalah hukum di masa depan terkait produk ilegal. Sementara itu, peraturan ketat dari pemerintah menjadi pendorong penting agar ecommerce lainnya lebih bertanggung jawab dalam mengawasi konten dan produk yang dijual di platform mereka.