Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bitcoin Pulih Kuat di Atas Rp 1.87 juta ($112.000) : Apa Artinya untuk Pasar Kripto?

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
29 Sep 2025
143 dibaca
2 menit
Bitcoin Pulih Kuat di Atas Rp 1.87 juta ($112.000) : Apa Artinya untuk Pasar Kripto?

Rangkuman 15 Detik

Bitcoin menunjukkan pemulihan yang kuat setelah likuidasi besar-besaran.
Optimisme kembali muncul di pasar cryptocurrency meskipun ada ketidakpastian jangka pendek.
Pengaruh rebalancing kuartal dan harapan untuk halving Bitcoin menjadi faktor penting dalam sentimen pasar.
Bitcoin telah berhasil pulih di atas level harga Rp 1.87 juta ($112.000) pada Senin pagi, setelah mendapat dorongan kuat dari tekanan beli selama akhir pekan. Kenaikan ini menghapus sebagian besar kerugian yang terjadi pada hari Kamis lalu, menurut data CoinGecko. Selain Bitcoin, sejumlah altcoin juga mengalami kenaikan harga, sehingga kapitalisasi pasar kripto mendekati angka Rp 66.80 quadriliun ($4 triliun) . Menurut Farzam Ehsani, CEO dan pendiri VALR, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor makroekonomi, termasuk dolar AS yang melemah dan ekspektasi suku bunga yang lebih stabil. Selain itu, pasar telah melalui proses pembersihan leverage usai sejumlah likuidasi besar yang membantu memulihkan kepercayaan investor, khususnya dari pemain besar yang mulai melakukan akumulasi kembali. Kerugian pasar kripto yang terjadi minggu lalu terutama disebabkan oleh proses rebalancing kuartal akhir. Data menunjukkan bahwa open interest untuk futures Bitcoin di CME turun sebesar Rp 47.26 triliun ($2,83 miliar) , sementara opsi juga turun Rp 25.05 triliun ($1,50 miliar) dalam beberapa hari terakhir. Demikian pula, ETF Bitcoin spot mengalami aliran keluar modal, yang menurut para ahli justru bukan tanda kelemahan melainkan kekuatan pembeli. Meskipun rebalancing sedang berlangsung di pasar derivatif, para trader di pasar perpetual Bitcoin justru menunjukkan optimisme dengan peningkatan open interest dan funding rate positif. Selain itu, pada platform prediksi Myriad, sebagian besar pengguna memprediksi Bitcoin akan menutup September di atas Rp 1.75 juta ($105.000) namun masih terbagi pandangan soal potensi kenaikan jangka panjang. Semua perhatian kini tertuju pada data Nonfarm Payrolls AS yang akan dirilis Jumat ini, yang bisa saja tertunda jika terjadi penutupan pemerintah. Meskipun ada ketidakpastian jangka pendek, banyak investor tetap optimis karena Bitcoin memasuki kuartal keempat yang historisnya sangat menguntungkan serta dengan semakin dekatnya event halving yang dipercaya akan mendorong harga naik signifikan.

Analisis Ahli

Farzam Ehsani
Pemulihan Bitcoin didorong oleh kombinasi pelonggaran makro, dolar AS yang melemah, dan pembersihan leverage setelah likuidasi besar, serta akumulasi ulang dari pemain besar.
Shawn Young
Bitcoin akan terus menjadi sentimen utama terutama dengan mendekatnya narasi halving yang dapat mendorong kenaikan harga signifikan dalam kuartal keempat.