AI summary
Sistem Any2Track memungkinkan robot humanoid untuk menanggapi berbagai gangguan eksternal dengan baik. Unitree G1 menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menjaga keseimbangan dan stabilitas saat diuji dengan kekuatan eksternal. Kolaborasi antara peneliti dan perusahaan robotika dapat menghasilkan inovasi penting dalam teknologi robotika. Seorang insinyur melakukan pengujian terhadap robot humanoid Unitree G1 dengan cara memberikan gangguan fisik, seperti menarik rantai di leher robot dan menendang bagian tubunya. Tujuan utama dari pengujian ini adalah melihat kemampuan robot untuk tetap seimbang meskipun mendapat gangguan kuat dari luar.Pengujian tersebut dilakukan untuk mencoba sistem Any2Track, sebuah teknologi pelacak gerak humanoid yang dikembangkan oleh Zhikai Zhang dari Tsinghua University bersama perusahaan robotika Galbot. Sistem ini didesain agar robot dapat mengikuti berbagai gerakan sekaligus mampu bertahan menghadapi berbagai gangguan real dunia nyata.Any2Track mengadopsi kerangka kerja pembelajaran penguatan dua tahap yang terdiri dari dua modul utama, yaitu AnyTracker untuk melacak gerak dan AnyAdapter yang membantu robot beradaptasi secara online terhadap perubahan kondisi dinamika lingkungan. Sistem ini berhasil dipasang pada robot Unitree G1 dan menunjukkan kemampuan transfer simulasi ke dunia nyata tanpa perlu pelatihan ulang.Unitree G1 sendiri adalah robot humanoid dengan 23 derajat kebebasan yang dilengkapi sensor 3D LiDAR dan kamera depth untuk pemindaian lingkungan secara real-time. Robot ini dirancang untuk dapat berjalan dan berlari secara mandiri pada berbagai medan atau situasi yang kompleks dan tidak rata.Dengan kemampuan stabilitas dan fleksibilitasnya, Unitree G1 bersama Any2Track menunjukkan potensi besar agar robot humanoid dapat digunakan dalam pekerjaan yang berat, kotor, dan berulang di rumah, pabrik, maupun rumah sakit, sehingga menjadi teman kerja dan kehidupan yang berguna bagi manusia.
Pengujian yang dilakukan pada Unitree G1 dengan sistem Any2Track menunjukkan loncatan besar dalam teknologi adaptasi dinamika robot humanoid di lapangan nyata. Ini akan membuka jalan bagi robot humanoid tidak hanya dalam riset, tetapi juga aplikasi praktis yang memerlukan ketahanan tinggi terhadap gangguan fisik dan lingkungan yang berubah-ubah.