TLDR
Nemo Power Tools merevolusi industri alat listrik dengan teknologi yang memungkinkan penggunaan di bawah air. Pengujian ketahanan dan inovasi produk sangat penting untuk keberhasilan dan kepercayaan di berbagai sektor. Teknologi pressurisasi yang dikembangkan untuk alat bawah air memiliki aplikasi luas di industri lain. Pada tahun 2010, insinyur Nimo Rotem mendapat tantangan dari militer untuk membuat alat bor yang dapat berfungsi di kedalaman air hingga 50 meter. Masalah utama adalah alat listrik biasa tidak dapat bekerja di bawah air karena risiko korsleting listrik dan kerusakan akibat korosi. Dari sini, teknologi baru mulai dikembangkan untuk menjawab tantangan tersebut.Solusi utama yang dipakai adalah pressurisasi internal alat dengan udara untuk menyamakan tekanan dengan tekanan air luar. Hal ini berbeda dari upaya biasa yang hanya ingin melapisi alat agar kedap air. Dengan pendekatan ini, alat tetap bisa bekerja tanpa masalah meskipun berada di tekanan tinggi di kedalaman laut.Nemo Power Tools menggunakan bahan aluminium die-cast dan segel putar seperti pada poros kapal untuk memastikan alat bodinya kuat dan tahan lama. Selain itu, alat-alat tersebut menggunakan baterai lithium-ion ganda yang bisa tetap memberi tenaga optimal di lingkungan dingin dan berair.Pengujian dilakukan sangat ketat mulai dari komponen individual hingga uji tekanan penuh agar alat benar-benar tahan air dan handal. Produk ini kemudian dipakai dalam berbagai bidang termasuk operasi militer khusus, pertambangan bawah air yang ditayangkan di acara TV Gold Rush, dan juga pekerjaan konstruksi bawah air.Teknologi yang sama juga diterapkan pada alat lain seperti bor ruangan bersih tanpa ventilasi dan alat vacuum lifter portabel untuk konstruksi. Saat ini, produk Nemo digunakan di 45 negara dan dipercaya oleh banyak profesional yang bekerja di lingkungan ekstrem, menandai perubahan besar pada bagaimana pekerjaan di bawah air dapat dilakukan.