Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tut Tut: Inovasi Pengiriman Barang Berbasis Komunitas untuk Masa Depan Ramah Lingkungan

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
startups (6mo ago) startups (6mo ago)
24 Sep 2025
3 dibaca
2 menit
Tut Tut: Inovasi Pengiriman Barang Berbasis Komunitas untuk Masa Depan Ramah Lingkungan

Rangkuman 15 Detik

Tut Tut telah mencapai satu juta pengiriman dengan model crowdshipping yang inovatif.
Layanan ini menghubungkan komunitas dan mengurangi emisi dengan memanfaatkan perjalanan sehari-hari.
Tut Tut berfokus pada memberikan pendapatan tambahan bagi co-transporters tanpa menjadikannya pekerjaan penuh waktu.
Tut Tut adalah start-up asal Prancis yang meluncurkan layanan crowdshipping sejak 2021, memungkinkan warga lokal melakukan pengantaran barang untuk tetangganya dalam radius 30 km sambil mendapatkan bayaran kecil. Model ini mengoptimalkan perjalanan harian pengguna sehingga lebih efisien dan mengurangi emisi karbon. Dengan lebih dari 300.000 pengguna dan telah mencatat satu juta pengantaran pada 2025, Tut Tut mengadopsi sistem yang mirip dengan aplikasi carpooling, tapi untuk pengiriman paket seperti bahan makanan, bunga, dan furnitur. Layanan ini tidak bisa dijalankan sebagai pekerjaan penuh waktu karena ada batasan pengantaran maksimal tiga kali sehari dan pendapatan tak lebih dari €250 per bulan. Perusahaan mengklaim bahwa modelnya memberi manfaat sosial karena sering digunakan oleh pensiunan yang ingin tetap aktif secara sosial, dan membantu tetangga terutama yang rentan seperti penyandang disabilitas. Tut Tut juga menargetkan dampak positif lingkungan dengan menekan jumlah perjalanan yang tidak perlu dan menurunkan emisi pengiriman. Sebagai penggerak bisnis, Tut Tut menggandeng lebih dari 4.000 toko besar di Prancis seperti Carrefour dan Auchan. Perusahaan mengambil komisi antara 25-30% dari setiap pengantaran, uang tersebut digunakan untuk membayar pengantar dan membiayai operasional. Pada tahun ini, Tut Tut diperkirakan mulai mencatat keuntungan. Ke depan, Tut Tut merencanakan ekspansi ke Spanyol dan Italia dalam 2026 dengan target menjadi pemimpin layanan pengiriman jarak akhir di Eropa. Namun, mereka menganggap pasar Jerman dan Inggris belum siap atau terlalu matang untuk model komunitas ini. Investasi sekitar €2-3 juta dinilai cukup untuk mengembangkan layanan ini.

Analisis Ahli

Pierre-Etienne Montenot
Kami tidak ingin crowdshipping menjadi pekerjaan penuh waktu karena fokus kami adalah pada penguatan komunitas dan pengurangan emisi, bukan eksploitasi tenaga kerja.