Google Photos Hadirkan Edit Foto AI untuk Pengguna Android dengan Perintah Suara
Teknologi
Kecerdasan Buatan
24 Sep 2025
58 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pengeditan foto dengan AI di Google Photos membuatnya lebih mudah dan intuitif.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pengeditan dengan perintah bahasa alami.
C2PA membantu dalam mengidentifikasi konten yang dihasilkan oleh AI.
Google meluncurkan fitur baru di Google Photos yang memungkinkan pengguna Android mengedit foto mereka menggunakan kecerdasan buatan (AI). Fitur ini menggunakan teknologi Gemini dan bisa diakses melalui perintah suara atau teks dengan bahasa yang mudah dipahami tanpa perlu menguasai alat pengeditan.
Pengguna bisa memulai pengeditan dengan memilih opsi 'Help me edit' dan menjelaskan perubahan yang diinginkan, misalnya menyesuaikan pencahayaan, menghapus objek yang mengganggu, bahkan mengembalikan foto lama agar terlihat lebih segar. Jika bingung, pengguna juga dapat memilih saran dari AI seperti perintah 'make it better'.
Fitur ini sebelumnya hanya tersedia untuk pengguna perangkat Pixel 10 di Amerika Serikat yang diperkenalkan pada Agustus lalu, dan sekarang sudah dapat digunakan oleh pengguna Android umum usia 18 tahun ke atas dengan bahasa Inggris. Dengan adanya teknologi ini, Google Photos memudahkan pengeditan foto menjadi jauh lebih inklusif dan simpel.
Selain fitur pengeditan AI, Google juga memperkenalkan dukungan Content Credentials dari C2PA yang berfungsi untuk mengidentifikasi apakah gambar tersebut dibuat atau diedit menggunakan AI. Fitur ini sebelumnya juga eksklusif untuk perangkat Pixel, namun kini akan hadir di perangkat Android lainnya.
Dengan teknologi seperti ini, pengguna dapat berkreasi bebas menambahkan elemen fantasi yang menarik di foto mereka sekaligus mendapat kemudahan dalam melakukan pengeditan sehari-hari. Di masa depan, kemungkinan besar fitur ini akan berkembang dan tersedia dalam bahasa lain serta perangkat yang lebih luas di seluruh dunia.
Analisis Ahli
Andi Wijaya, Teknolog AI Indonesia
Fitur ini adalah langkah maju dalam mengintegrasikan AI sehari-hari yang benar-benar membantu pengguna awam mendapatkan hasil profesional tanpa proses rumit. Namun, tantangan terbesarnya adalah menjaga privasi dan memastikan hasil edit tetap natural dan bukan manipulasi berlebihan.
