Google Photos Kini Bisa Edit Foto Pakai Deskripsi di Android Lain
Teknologi
Kecerdasan Buatan
24 Sep 2025
91 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Fitur pengeditan di Google Photos memungkinkan pengguna untuk mengedit gambar dengan perintah suara atau teks.
Kemampuan ini diperluas ke pengguna Android lainnya di AS.
Pengguna dapat mendapatkan saran edit yang memudahkan proses pengeditan.
Google mulai meluncurkan fitur baru di Google Photos yang memungkinkan pengguna mengedit foto hanya dengan menjelaskan perubahan yang ingin mereka lakukan menggunakan suara atau teks. Fitur ini awalnya tersedia di Pixel 10 dan sekarang sudah bisa digunakan oleh pengguna Android lainnya yang memenuhi syarat di Amerika Serikat. Fitur ini didukung oleh teknologi kecerdasan buatan bernama Gemini yang menghadirkan pengalaman edit foto lebih simpel dan cepat.
Akses fitur ini mudah sekali, pengguna hanya perlu membuka editor foto di Google Photos lalu menekan tombol "Help me edit" untuk mulai memberikan perintah pengeditan. Fitur ini menggantikan cara lama di mana pengguna harus menggeser slider dan menggunakan alat pengeditan secara manual, sehingga menghemat waktu serta usaha. Hasil edit foto bisa lebih cepat didapatkan hanya dengan perintah sederhana seperti memperbaiki warna atau mengembalikan foto lama.
Hal menarik dari fitur ini adalah kemampuannya merespons perintah yang sangat umum dan samar, misalnya pengguna cukup mengatakan "make it better" (buat lebih baik) atau "restore this old photo" (pulihkan foto lama). Fitur ini juga memberi saran edit yang dapat dipilih oleh pengguna. Meski begitu, jika deskripsi yang diberikan kurang detail, hasil edit mungkin tidak sesuai harapan karena kurang kontrol terhadap hasil akhir.
Google berharap fitur ini membuat pengeditan foto menjadi lebih mudah diakses oleh semua orang, termasuk mereka yang tidak terbiasa menggunakan aplikasi pengeditan foto secara detail. Dengan cara ini, pengguna bisa mendapatkan hasil edit yang bagus tanpa harus belajar banyak tentang fungsi alat pengeditan manual yang sering kali rumit untuk dipahami.
Ke depannya, fitur ini kemungkinan akan diperluas ke lebih banyak bahasa dan perangkat, menjadikan editing foto berbasis percakapan ini sebuah standar baru bagi aplikasi pengeditan gambar di seluruh dunia. Ini juga menjadi contoh bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk menyederhanakan proses digital sehari-hari.
Analisis Ahli
Andi Wijaya (Pengamat Teknologi AI Indonesia)
Integrasi Gemini dalam aplikasi sehari-hari seperti Google Photos memperlihatkan bahwa AI sudah semakin dekat dengan kebutuhan pengguna umum, bukan hanya kalangan teknisi. Ini adalah langkah penting menuju penggunaan AI yang intuitif dan mudah diakses untuk segala usia.
