Google Photos Hadirkan Edit Foto dengan Suara dan Standar Transparansi AI
Teknologi
Kecerdasan Buatan
20 Agt 2025
269 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Google Photos memperkenalkan fitur pengeditan foto dengan perintah suara atau teks.
Fitur 'edit by asking' dirancang untuk memudahkan pengguna yang kurang paham teknologi.
Dukungan untuk C2PA di Google Photos meningkatkan transparansi dalam pembuatan gambar.
Google baru saja meluncurkan fitur baru di Google Photos yang memungkinkan pengguna mengedit foto hanya dengan menggunakan suara atau teks. Fitur ini akan pertama kali tersedia di perangkat Pixel 10 yang ada di Amerika Serikat. Dengan teknologi ini, pengguna dapat memberikan perintah seperti menghilangkan objek di latar belakang atau memperbaiki foto lama dengan sangat mudah.
Fitur ini didukung oleh teknologi AI terbaru dari Google yang bernama Gemini, yang bisa mengerti bahasa alami manusia. Ini sangat berguna terutama bagi pengguna yang tidak terlalu paham dengan alat pengeditan foto biasa. Cukup dengan mengatakan misalnya "hilangkan mobil di belakang," Google Photos akan melakukan pengeditan tersebut secara otomatis.
Selain fungsi pengeditan, Google juga menambahkan dukungan untuk standar C2PA Content Credentials. Standar ini membantu memberikan informasi transparan kepada pengguna mengenai bagaimana sebuah foto dibuat dan apakah teknologi AI digunakan dalam pengeditan tersebut. Pixel 10 menjadi perangkat pertama Google yang mengadopsi standar ini di kamera dan foto yang diambilnya.
Fitur edit ini tidak hanya terbatas pada penghilangan objek dan pengaturan pencahayaan, tapi juga bisa untuk pengeditan yang lebih kreatif seperti mengganti latar belakang atau menambahkan aksesori seperti kacamata hitam dan topi pesta pada orang dalam foto. Google Photos bahkan membantu dengan memberikan saran perbaikan dan menerima permintaan tambahan dari pengguna untuk hasil yang lebih sesuai.
Google menjanjikan fitur-fitur ini akan mulai diluncurkan pada hari Rabu dan secara bertahap akan tersedia di Google Photos di perangkat iOS dan Android lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen Google dalam menghadirkan teknologi pengeditan foto yang mudah diakses sekaligus mendorong transparansi di era digital.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Integrasi AI yang mudah diakses seperti ini akan membuka kesempatan lebih luas untuk kreativitas dan akses teknologi bagi pengguna awam. Namun, transparansi lewat C2PA menjadi aspek krusial yang harus diikuti oleh teknisi lain demi mencegah penyalahgunaan teknologi AI.Fei-Fei Li
Penggunaan Gemini untuk natural language editing adalah contoh bagus bagaimana human-centered AI dapat mempermudah interaksi manusia dengan teknologi. Ini juga memberikan dorongan kuat bagi pengembangan etika dan transparansi AI dalam pengolahan konten digital.
