GE Aerospace Uji Terbang Ramjet Bahan Bakar Padat untuk Teknologi Hipersonik
Sains
Fisika dan Kimia
23 Sep 2025
14 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
GE Aerospace berhasil menguji teknologi ramjet bahan bakar padat untuk pertama kalinya dalam penerbangan.
Proyek ATLAS didukung oleh Departemen Pertahanan AS untuk pengembangan sistem propulsi yang lebih efisien.
GE Aerospace terus berinvestasi dalam inovasi teknologi hipersonik dan sistem propulsi pertahanan.
GE Aerospace baru-baru ini berhasil menyelesaikan uji terbang captive carry supersonik untuk sistem ATLAS, sebuah kendaraan uji yang memakai teknologi solid fuel ramjet. Uji ini dilakukan menggunakan pesawat Starfighter F-104 di Kennedy Space Center, Amerika Serikat, dan merupakan langkah penting dalam mengembangkan teknologi propulsi baru yang dapat meningkatkan kecepatan dan jangkauan perangkat militer masa depan.
Proyek ini didukung oleh dana dari Pentagon melalui Title III Defense Production Act, menandakan pentingnya teknologi ini dalam strategi pertahanan nasional. Dengan menggunakan data yang dikumpulkan selama uji terbang, GE dapat mengonfirmasi performa sistem ramjet padat dalam kondisi penerbangan nyata dan atmosfer yang sebenarnya.
Selain teknologi solid fuel ramjet, GE Aerospace juga mengumumkan kemajuan teknologi rotating detonation combustion (RDC) yang mampu meningkatkan aliran udara mesin hingga tiga kali lipat dibandingkan demonstrator sebelumnya. Teknologi RDC memungkinkan pembakaran melalui gelombang detonasi, yang menghasilkan peningkatan dorongan mesin dan efisiensi yang lebih tinggi.
GE Aerospace tidak hanya mengandalkan teknologi yang ada, tetapi juga mengakuisisi perusahaan spesialis Innoveering dan memperbarui fasilitas uji di Ohio, New York, dan Niskayuna agar mampu melakukan pengujian dengan skala dan kecepatan yang lebih relevan. Hal ini memperkuat komitmen mereka dalam mengembangkan teknologi hipersonik yang akan menjadi instrumen vital untuk pertahanan masa depan.
Dengan kemajuan ini, GE Aerospace membuka peluang baru dalam pengembangan munisi dan pesawat berkecepatan tinggi yang lebih efisien dan efektif. Ini juga menunjukkan bagaimana teknologi propulsi hipersonik akan semakin penting dalam persaingan teknologi militer global, khususnya dalam konteks kebutuhan akan kecepatan, jangkauan, dan responsivitas dalam sistem pertahanan.
Analisis Ahli
Dr. John Anderson (Profesor Aerodinamika)
Kemajuan GE dalam teknologi ramjet dan RDC menunjukkan lompatan signifikan dalam propulsi supersonik dan hipersonik. Jika berhasil diimplementasikan secara massal, ini bisa merevolusi kendaraan militer dengan kecepatan dan efisiensi yang sebelumnya sulit dicapai.

