China Uji Robot Raksasa Demi Pemeliharaan Reaktor Matahari Buatan
Teknologi
Robotika
23 Sep 2025
183 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Cina mengembangkan sistem robotik canggih untuk pemeliharaan reaktor fusi.
Proyek CRAFT bertujuan untuk memajukan teknologi fusi nuklir di dalam dan luar negeri.
Reaktor fusi EAST telah mencapai kemajuan signifikan dalam penelitian energi bersih.
China telah menguji coba sistem robotik raksasa yang dirancang untuk membantu pemeliharaan reaktor fusi masa depan. Sistem ini mampu bekerja di lingkungan yang sangat ekstrem, dengan suhu tinggi, medan magnet kuat, dan radiasi yang berbahaya bagi manusia.
Robot ini terdiri dari tiga lengan, salah satunya mampu mengangkat beban hingga 60 ton dengan presisi tinggi, yang setara dengan berat 10 gajah Afrika. Sistem ini dibuat khusus untuk mendukung proyek CRAFT di Hefei, yang mendukung reaktor fusi eksperimental EAST.
Presisi sistem robotik sangat penting karena bagian dalam reaktor seperti cladding dan divertor menghadapi tekanan hebat dari plasma dan radiasi. Robot ini memungkinkan pemeliharaan rutin dilakukan tanpa risiko bagi manusia.
Teknologi ini juga menjadi yang paling canggih di bidangnya dan memiliki potensi untuk digunakan dalam proyek internasional seperti ITER, serta aplikasi lainnya seperti inspeksi pembangkit nuklir dan pengembangan antariksa.
Seiring dengan kemajuan ini, China semakin dekat untuk mengoperasikan reaktor fusi komersial yang menyediakan energi bersih dan hampir tidak terbatas, yang dapat mengubah masa depan sumber energi global.
Analisis Ahli
Pan Hongtao
Teknologi robotik ini akan menjadi kunci untuk pengoperasian dan pemeliharaan reaktor fusi generasi berikutnya, membantu mempercepat penerapan energi fusi secara global.

