AI summary
Temuan baru ini dapat merevolusi pemahaman kita tentang sistem penulisan Maya. Altar Q mungkin menyimpan informasi penting yang selama ini terabaikan oleh para peneliti. Penelitian ini menunjukkan bahwa peradaban Maya memiliki tingkat kompleksitas dan efisiensi yang lebih tinggi daripada yang diperkirakan. Para ahli selama ini memahami tulisan Maya sebagai hieroglif yang rumit dan misterius. Namun, seorang antropolog bernama Rich Sandoval dari Metropolitan State University of Denver menemukan bahwa di antara ukiran para penguasa di Altar Q terdapat posisi tangan yang unik.Sandoval menduga posisi tangan ini bukan hanya untuk keindahan visual, melainkan sebuah sistem bahasa isyarat yang menyimpan kode angka dan tanggal kalender Long Count yang sangat penting bagi budaya Maya.Altar Q memiliki 16 gambar tangan yang dibagi dalam empat kelompok, dimana masing-masing kelompok mungkin mewakili empat tanggal kalender yang berbeda dalam siklus berabad-abad. Ini membantu mengisi informasi yang hilang dari hieroglif di Altar Q.Jika benar, temuan ini artinya Maya menggunakan dua sistem penulisan sekaligus: hieroglif dan bahasa isyarat tangan. Ini menunjukkan tingkat kecanggihan budaya Maya yang bahkan lebih rumit dari yang awalnya diketahui.Penemuan ini membuka cakrawala baru bagi para peneliti dan memberikan gambaran bahwa tulisan Maya masih menyimpan banyak rahasia yang tersembunyi dalam seni dan simbol-simbol yang selama ini dianggap hanya hiasan.
Penemuan Rich Sandoval ini sangat menarik dan berpotensi mengubah paradigma kita tentang peradaban Maya. Jika terbukti benar, ini akan menambah dimensi baru dalam studi linguistik dan arkeologi Maya yang selama ini hanya fokus pada hieroglif, menunjukkan tingkat kecanggihan budaya yang belum kita sadari.