Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

ICE Teken Kontrak 3 Juta Dolar untuk Teknologi Pembobolan Ponsel Graykey

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (6mo ago) cyber-security (6mo ago)
18 Sep 2025
76 dibaca
2 menit
ICE Teken Kontrak 3 Juta Dolar untuk Teknologi Pembobolan Ponsel Graykey

Rangkuman 15 Detik

ICE menandatangani kontrak besar dengan Magnet Forensics untuk alat forensik digital.
Graykey adalah produk utama yang digunakan untuk membuka kunci dan mengekstrak data dari smartphone.
ICE memiliki berbagai teknologi canggih untuk mendukung operasi penegakan hukumnya.
ICE dan Homeland Security Investigations (HSI) baru-baru ini menandatangani kontrak senilai 3 juta dolar AS dengan Magnet Forensics untuk menggunakan perangkat lunak yang dapat membuka dan mengekstrak data dari ponsel. Ini dilakukan untuk memperkuat kemampuan mereka dalam mengumpulkan bukti digital yang penting bagi keamanan nasional dan penegakan hukum. Perangkat yang dimaksud kemungkinan adalah Graykey, teknologi yang awalnya dikembangkan oleh Grayshift dan kini berada di bawah Magnet Forensics setelah mereka diakuisisi oleh firma investasi Thoma Bravo tahun 2023. Graykey memungkinkan petugas pembobolan ponsel untuk mengakses data secara lebih cepat dan efektif. ICE sendiri telah menggunakan berbagai alat teknologi lainnya seperti software pengenal wajah dari Clearview AI, spyware ponsel dari Paragon, dan analisis data dari Palantir untuk mendukung operasi penangkapannya yang luas. Ini memperlihatkan bagaimana teknologi digital menjadi senjata utama dalam kampanye pemerintah AS. Kontrak sebelumnya antara ICE dan Magnet Forensics juga pernah terjadi tahun lalu dengan nilai 5 juta dolar AS, menunjukkan semakin besarnya investasi untuk teknologi tersebut. Hal ini penting untuk memastikan mereka memiliki alat yang mumpuni dalam memproses data digital sebagai bagian dari penyelidikan dan keamanan. Meskipun penggunaan teknologi seperti ini membantu operasi penegakan hukum, hal ini juga menimbulkan kekhawatiran soal pelanggaran privasi dan potensi penyalahgunaan. Oleh karena itu, pengawasan dan regulasi ketat sangat diperlukan agar teknologi ini tidak melanggar hak asasi warga negara.

Analisis Ahli

Bruce Schneier
Penggunaan alat pembobolan seperti Graykey merupakan contoh nyata bagaimana teknologi digital dapat membahayakan privasi bila digunakan tanpa pengawasan yang tepat. Regulasi dan transparansi harus menjadi prioritas agar tidak terjadi pelanggaran hak asasi.
Jennifer Granick
Penguatan otoritas penegak hukum dengan teknologi pembobolan ponsel harus seimbang dengan perlindungan hak privasi, dan penggunaan teknologi seperti Graykey harus diawasi secara ketat agar tidak disalahgunakan.