Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Colossal Biosciences Berhasil Kembangkan Sel untuk Hidupkan Kembali Burung Dodo Punah

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
18 Sep 2025
142 dibaca
1 menit
Colossal Biosciences Berhasil Kembangkan Sel untuk Hidupkan Kembali Burung Dodo Punah

AI summary

Colossal Biosciences telah mencapai kemajuan signifikan dalam usaha menghidupkan kembali dodo.
Teknik yang digunakan termasuk rekayasa genetik dan penggunaan burung ayam sebagai pengganti.
Proyek ini juga bertujuan untuk konservasi dan menciptakan habitat yang aman bagi spesies yang mungkin dihidupkan kembali.
Colossal Biosciences, sebuah perusahaan biotek dari Texas, mengumumkan terobosan penting dalam usahanya menghidupkan kembali burung dodo yang punah selama 300 tahun. Perusahaan ini berhasil mengembangkan sel primordial dari burung merpati yang menjadi kerabat terdekat dari dodo.Mereka juga telah mengedit gen ayam agar dapat bertindak sebagai induk pengganti bagi dodo. Sel-sel yang sudah diedit akan disisipkan ke dalam embrio ayam steril supaya keturunannya membawa ciri-ciri dodo.Proses ini masih dalam tahap awal, namun diperkirakan dalam lima hingga tujuh tahun mendatang, hasilnya dapat terlihat. Proyek ini juga didukung oleh dana besar mencapai 555 juta dolar AS, dengan tujuan tidak hanya untuk dodo tetapi juga spesies punah lainnya.Selain itu, Colossal bekerja sama dengan kelompok konservasi seperti Mauritian Wildlife Foundation untuk menciptakan habitat aman di Mauritius, tempat aslinya burung dodo hidup dulu.Walaupun masih ada banyak kritik terkait kemungkinan keberhasilan dan risiko konservasi, Colossal menegaskan bahwa tujuan mereka adalah menciptakan burung dengan ciri utama dodo, bukan kloning 100 persen identik. Langkah ini memberikan harapan baru bagi ilmu bioteknologi dan konservasi dunia.

Experts Analysis

Beth Shapiro
Langkah ini penting untuk kemajuan proyek dodo dan juga memberikan dampak besar bagi konservasi burung secara luas.
Editorial Note
Proyek ini merupakan terobosan biologis yang ambisius dan inovatif, namun tetap penuh risiko terutama dalam hal etika dan ekologi. Jika berhasil, ini bisa membuka era baru dalam pelestarian spesies, tetapi harus dibarengi dengan regulasi ketat untuk menghindari dampak negatif yang tidak terduga.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.