Serigala Dire Hidup Kembali? Kolosal Biosciences Ciptakan Genetika 'Serigala Raksasa'
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
09 Apr 2025
71 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Colossal Biosciences berhasil menciptakan anak serigala yang memiliki sifat serigala dire melalui rekayasa genetik.
Klaim de-extinction ini masih diperdebatkan oleh para ahli yang skeptis terhadap keaslian spesies yang dihasilkan.
Proyek ini menunjukkan potensi teknologi genetik dalam menghidupkan kembali spesies yang telah punah dan dampaknya terhadap ekosistem.
Colossal Biosciences, sebuah perusahaan dari Dallas, telah berhasil melahirkan tiga anak serigala yang dimodifikasi secara genetik, yang disebut sebagai "serigala dire" yang telah punah selama lebih dari 12.500 tahun. Mereka menggunakan DNA kuno dari fosil serigala dire untuk mengedit gen serigala abu-abu, yang merupakan kerabat terdekat serigala dire. Anak-anak serigala ini, yang diberi nama Romulus, Remus, dan Khaleesi, memiliki bulu putih yang mencolok dan lebih besar dibandingkan serigala abu-abu biasa.
Meskipun perusahaan mengklaim bahwa ini adalah langkah pertama dalam menghidupkan kembali spesies yang telah punah, para ahli lain lebih berhati-hati dan menyebut anak-anak serigala ini sebagai serigala abu-abu yang dimodifikasi secara genetik. Mereka menekankan bahwa meskipun ada beberapa perubahan genetik, anak-anak serigala ini tidak sepenuhnya sama dengan serigala dire yang asli. Proyek ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi ekologi yang hilang dan meningkatkan keanekaragaman hayati.
Analisis Ahli
Corey Bradshaw
Pups ini lebih merupakan serigala abu-abu yang sedikit dimodifikasi secara genetik daripada benar-benar dire wolf, sehingga klaim de-extinction ini perlu diperdebatkan dengan hati-hati.

