AI summary
STBL memisahkan nilai dari cadangan stablecoin, memungkinkan minter untuk mendapatkan hasil dari aset yang mereka setorkan. Model penerbitan STBL menawarkan solusi yang lebih inklusif dan adil dibandingkan dengan stablecoin tradisional. STBL dirancang untuk mematuhi regulasi yang ada seperti GENIUS Act, menjaga agar produk tetap sesuai dengan hukum. Dalam dunia keuangan tradisional, investor bisa memisahkan aliran pembayaran bunga dari modal pokoknya agar sesuai dengan preferensi risiko mereka. Kini, STBL menggunakan konsep ini dalam dunia aset digital dengan membuat stablecoin yang mengacu pada dolar dan NFT yang memberikan hasil investasi yang dapat dihimpun dan dijual terpisah.STBL memungkinkan siapa pun yang menyimpan aset tokenized seperti BENJI atau BUIDL untuk mencetak stablecoin USST sekaligus menerima NFT YLD yang menghasilkan bunga. Pendekatan ini membalik model penerbitan stablecoin tradisional di mana penerbit biasanya menyimpan keuntungan dari cadangan mereka.Untuk menjaga nilai USST tetap stabil dan tidak dikategorikan sebagai sekuritas, STBL menggunakan model sekitar 103% aset pasar uang sebagai jaminan, serta sistem insentif yang membantu menjaga nilai stablecoin tetap mengacu pada dolar, sesuai aturan GENIUS Act di Amerika Serikat.Peluncuran token tata kelola STBL di pasar kripto bulan September 2025 mendapat sambutan luar biasa, dengan nilai pasar meningkat signifikan dalam waktu singkat. Perusahaan juga merencanakan kemitraan besar dan penggunaan token tokenized dari institusi keuangan terkemuka untuk menambah likuiditas dan adopsi.STBL berharap menjadi infrastruktur publik yang mendemokratisasi stablecoin, memberikan pilihan bagi banyak jenis investor, dan mengatasi isu hukum yang melekat pada produk-produk keuangan digital saat ini, sehingga membuka jalan bagi masa depan DeFi yang lebih inklusif.
STBL menghadirkan terobosan penting dengan memecah stablecoin menjadi dua elemen yang memberi keuntungan bagi semua pihak; ini mengubah peran stablecoin dari produk korporat menjadi infrastruktur keuangan publik. Namun, adopsi luas masih akan menghadapi tantangan regulasi dan edukasi pasar terhadap konsep baru ini.