Pengemudi Ojol Demo di DPR Tuntut Potongan Maksimal dan Pengusutan Kasus Affan
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
17 Sep 2025
127 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pengemudi ojol menyampaikan tuntutan penting untuk perlindungan hak mereka.
Aksi unjuk rasa dilakukan pada Peringatan Hari Perhubungan Nasional.
Pihak berwenang diminta untuk mengusut tuntas kasus kematian pengemudi ojol.
Pada tanggal 17 September 2025, para pengemudi ojek daring yang tergabung dalam Garda Indonesia menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta. Aksi ini bertepatan dengan Peringatan Hari Perhubungan Nasional dan bertujuan menyampaikan beberapa tuntutan penting terkait keberlangsungan mereka bekerja.
Para pengemudi menuntut adanya batas maksimal potongan dari aplikator sebesar 10%. Mereka juga meminta agar program-program yang dianggap merugikan seperti program aceng, slot, multi order, dan member berbayar dihapuskan karena memberi beban tambahan bagi pengemudi dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.
Selain itu, pengemudi Garda juga menuntut adanya audit dan investigasi yang transparan mengenai potongan lima persen yang selama ini diambil oleh aplikator. Mereka juga meminta Kapolri untuk mengusut tuntas kasus kematian salah seorang pengemudi, Affan Kurniawan, yang meninggal pada 28 Agustus 2025 dalam insiden yang menjadi perhatian publik.
Aksi unjuk rasa ini berlangsung meskipun hujan turun, para pengemudi tetap antusias menyampaikan aspirasi mereka. Mereka memilih lokasi di depan Gedung DPR agar tuntutan lebih mendapat perhatian langsung dari para wakil rakyat tanpa mengganggu lalu lintas di area Patung Kuda.
Unjuk rasa tersebut diharapkan dapat membuka dialog antara pengemudi, pemerintah, dan aplikator agar tercapai solusi yang adil. Kesempatan ini juga penting untuk membahas keselamatan dan kesejahteraan para pengemudi ojek daring di Indonesia.
Analisis Ahli
Ahmad Fauzi (Pengamat Transportasi)
Potongan yang berlebihan oleh aplikator memang dapat menurunkan motivasi pengemudi, sehingga harus ada regulasi yang mengatur besaran pemotongan dan transparansi program dari aplikator.

