Tantangan Tether Memasuki Pasar Stablecoin AS di Tengah Dominasi Circle
Finansial
Mata Uang Kripto
16 Sep 2025
230 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Tether harus membangun profil likuiditas untuk USAT dari awal di pasar AS.
Circle telah mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar stablecoin di AS dengan USDC.
Regulasi seperti Genius Act memberikan kerangka kerja untuk stabilitas pasar stablecoin di AS.
Tether, penerbit stablecoin terbesar dunia, sedang bersiap memasuki pasar Amerika Serikat dengan produk barunya, USAT. Meski USAT dirancang untuk memenuhi tuntutan kepatuhan regulasi AS, Tether menghadapi tantangan berat karena Circle, pesaing utama mereka, sudah lebih dahulu memantapkan diri dengan stablecoinnya, USDC. Keberhasilan USAT sangat bergantung pada kemampuan Tether membangun likuiditas yang kuat, karena mayoritas kekuatan pasar Tether selama ini ada di luar AS.
Circle sudah mengintegrasikan USDC secara luas dengan perusahaan-perusahaan yang mematuhi regulasi di AS, seperti Coinbase dan Bullish, membuat USDC sangat dominan dan dipercaya. Anchorage Digital, yang menjadi mitra co-issuer untuk produk baru Tether USAT, juga merupakan bagian dari ekosistem tersebut, namun ini belum cukup untuk mengimbangi kuatnya posisi USDC. Hal ini menunjukkan pentingnya jaringan distribusi dan interoperabilitas antara blockchain yang didukung oleh stablecoin agar bisa diterima luas oleh trader dan pengembang di AS.
Pertumbuhan USDC cukup pesat pada tahun ini, khususnya di blockchain Ethereum, dimana pada Agustus USDC menambah lebih dari 9 miliar pasokan hanya dalam satu bulan. Dominasi USDC dalam ekosistem DeFi juga terus meningkat, menjadi 58% dari pangsa pasar stablecoin di sektor tersebut. Namun, munculnya stablecoin baru seperti USDH yang diterbitkan oleh Hyperliquid yang merupakan exchange DeFi besar dapat menjadi ancaman baru bagi dominasi USDC.
Selain itu, rencana perusahaan pembayaran besar seperti Stripe meluncurkan jaringan stablecoin sendiri juga menambah tekanan kompetitif di pasar AS. Di sisi regulasi, adanya terobosan baru seperti Genius Act yang disahkan pada Juli memberikan kerangka hukum yang jelas untuk stablecoin di AS, yang membantu stabilitas dan peningkatan pasar stablecoin secara keseluruhan.
Para analis memperkirakan nilai pasar stablecoin di AS bisa tumbuh hingga 2 triliun dolar AS pada tahun 2029, lebih dari empat kali lipat dibandingkan saat ini. Dengan begitu, persaingan di sektor ini diprediksi akan semakin sengit, dengan Tether harus berinovasi sangat cepat agar bisa bersaing dengan Circle dan pemain baru lain di dalam negeri.
Analisis Ahli
Analisis Bernstein
Likuiditas di ekosistem kripto sangat sulit diubah dan insentif saja tidak cukup untuk menggantikan dominasi stablecoin yang sudah mapan seperti USDC.