Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Oracle Tancap Gas, Siap Bersaing di Liga Besar Cloud Infrastruktur Dunia

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (6mo ago) artificial-intelligence (6mo ago)
15 Sep 2025
239 dibaca
2 menit
Oracle Tancap Gas, Siap Bersaing di Liga Besar Cloud Infrastruktur Dunia

Rangkuman 15 Detik

Oracle menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan dalam infrastruktur awan.
Permintaan untuk layanan awan dipicu oleh kebutuhan komputasi yang tinggi untuk Kecerdasan Buatan.
RPO Oracle yang besar menunjukkan kekuatan dalam kontrak yang mendukung pertumbuhannya di masa depan.
Perkembangan pesat di bidang kecerdasan buatan telah memicu lonjakan permintaan untuk layanan infrastruktur cloud yang kuat dan dapat diskalakan. Amazon, Microsoft, dan Google saat ini mendominasi pasar cloud, tetapi Oracle mulai menunjukkan tanda-tanda kuat untuk mengejar ketertinggalan mereka dengan Oracle Cloud Infrastructure (OCI). Oracle baru-baru ini mengumumkan hasil keuangan yang solid, termasuk peningkatan backlog kontrak sebesar 359% menjadi 455 miliar dolar AS. Ini menunjukkan janji pendapatan masa depan yang besar terutama di layanan cloud yang diproyeksikan akan tumbuh secara eksponensial hingga lebih dari 140 miliar dolar AS dalam lima tahun ke depan. Meskipun saat ini Oracle masih berada jauh di belakang para pemain utama, perkembangan baru ini bisa mengubah peta persaingan cloud secara drastis. Perusahaan memposisikan diri sebagai penyedia utama untuk beban kerja AI, yang membutuhkan kapasitas komputasi yang sangat besar dan menjadi kunci kebutuhan industri masa depan. Pertumbuhan Oracle ini didukung juga oleh pandangan pasar yang mulai menghargai valuasi sahamnya secara positif jika dibandingkan dengan proyeksi pertumbuhan, dengan PEG ratio yang menunjukkan bahwa harga saham Oracle berpotensi undervalued. Investor mulai mempertimbangkan Oracle bukan hanya sebagai perusahaan database lama tapi juga sebagai pemain cloud yang tangguh. Namun, persaingan di industri cloud tetap ketat dan sangat dinamis. Keberhasilan Oracle akan bergantung pada kemampuan mereka mempertahankan kontrak besar tersebut dan terus berinovasi dalam layanan cloud untuk tidak hanya mengejar tapi juga mencatatkan pertumbuhan lebih cepat dari para pesaing utama seperti Amazon, Microsoft, dan Google.

Analisis Ahli

Safra Catz
Oracle dianggap sebagai mitra terpercaya bagi perusahaan besar, dan dengan lonjakan backlog kontrak serta fokus pada AI workloads, perusahaan siap menghadapi persaingan di level tinggi cloud infrastruktur.