Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penemuan Longsoran Batu Segar Bukti Bulan Masih Aktif Secara Geologi

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (6mo ago) astronomy-and-space-exploration (6mo ago)
14 Sep 2025
82 dibaca
2 menit
Penemuan Longsoran Batu Segar Bukti Bulan Masih Aktif Secara Geologi

Rangkuman 15 Detik

Penemuan ini menunjukkan bahwa bulan memiliki aktivitas geologis yang lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.
Pemetaan jalur boulder jatuh dapat membantu dalam perencanaan misi luar angkasa yang lebih aman.
Studi ini membuka kemungkinan untuk memahami lebih baik proses permukaan dan bawah permukaan bulan.
Selama bertahun-tahun, bulan dianggap sebagai dunia mati yang tidak mengalami perubahan permukaan secara signifikan. Namun, sebuah studi terbaru mengungkapkan bukti bahwa batuan di bulan masih bisa longsor, menunjukkan permukaan bulan yang lebih aktif daripada sebelumnya yang diperkirakan ilmuwan. Para peneliti memetakan dan mendata jejak longsoran batuan segar dengan menganalisis ribuan gambar dari area antara 40° utara hingga 40° selatan bulan. Dengan menggunakan citra beresolusi tinggi dari NASA Lunar Reconnaissance Orbiter antara tahun 2009 hingga 2022, mereka berhasil menemukan 245 jejak longsoran batuan yang berjarak hingga 373 kilometer. Penemuan ini menunjukkan bahwa longsoran batuan terjadi tidak hanya di wilayah Mare tetapi juga di Highlands bulan, dengan banyak lokasi yang mencatat kejadian longsoran batu berulang. Batu-batu yang longsor tersebut meninggalkan jejak lintasan dengan material cerah yang disebut ejecta, sehingga jejak baru dapat dibedakan dari yang lama. Beberapa jejak batuan ditemukan di dekat lokasi pendaratan Apollo 17 serta daerah yang terkait dengan aktivitas seismik dan tektonik bulan. Hal ini menunjukkan bahwa gempa bulan, tumbukan meteorit, dan tekanan termal menjadi pemicu longsoran batuan tersebut. Penemuan ini penting karena membantu menggambarkan bahwa bulan tidak benar-benar mati secara geologi dan permukaannya masih aktif. Informasi ini berguna untuk misi eksplorasi masa depan, terutama agar para ilmuwan dan insinyur dapat menentukan lokasi pendaratan yang aman serta memahami dinamika permukaan bulan.

Analisis Ahli

Sivaprahasam Vijayan
Penelitian kami menunjukkan boulder dengan ukuran puluhan hingga ratusan meter dan berat ton bergerak di bulan, membuktikan aktivitas geologi yang nyata dan sporadis di permukaan bulan.