AI summary
Algoritma Quantum Echoes menunjukkan kemajuan dalam mencapai keunggulan kuantum yang dapat diverifikasi. Chip Willow memungkinkan penelitian kuantum lebih akurat dengan tingkat kesalahan yang rendah. Penelitian ini memiliki potensi untuk aplikasi luas dalam bidang kimia dan ilmu material. Google Quantum AI telah mengembangkan algoritma baru bernama Quantum Echoes yang memungkinkan komputer kuantum menunjukkan keunggulan yang bisa diverifikasi dibandingkan komputer klasik. Ini merupakan prestasi penting setelah klaim keunggulan kuantum sebelumnya yang sulit dipastikan keakuratannya.Algoritma ini dijalankan pada chip Willow yang memiliki 105 qubit, dan melakukan tugas-tugas matematis jauh lebih cepat daripada superkomputer tercepat di dunia. Dengan 65 qubit, algoritma ini menyelesaikan tugas 13.000 kali lebih cepat dari versi klasik.Quantum Echoes bekerja dengan cara melakukan operasi kuantum, mengganggu satu qubit sedikit saja, lalu membalik operasi tersebut untuk melihat efek gangguan yang terjadi. Pendekatan ini menyerupai efek kupu-kupu, di mana gangguan kecil bisa mempengaruhi sistem secara luas.Salah satu keunikan algoritma ini adalah hasilnya dapat diverifikasi dan direproduksi pada banyak sistem kuantum berbeda, sebuah fitur yang penting untuk aplikasi praktis di masa depan. Dengan tingkat kesalahan rendah hanya 0,1 persen pada chip Willow, eksperimen ini jauh lebih akurat dibandingkan langkah awal pada tahun 2019.Walaupun hasil saat ini belum melampaui kemampuan komputer klasik secara keseluruhan, para ahli optimis bahwa dalam lima tahun mendatang komputer kuantum akan mampu mengatasi tantangan dunia nyata seperti dalam pengembangan obat, katalis, dan material baru.
Quantum Echoes menandai kemajuan penting dengan membuat keunggulan kuantum lebih dapat dipercaya dan relevan untuk aplikasi praktis, daripada sekadar pencapaian numerik yang sulit diverifikasi. Meski belum sepenuhnya melampaui kemampuan komputer klasik untuk masalah dunia nyata, ini adalah langkah pengujian yang krusial untuk mewujudkan potensi besar komputasi kuantum.