Kenapa Saham Uber Hampir Capai Harga Tertinggi: Rahasia Profit dan Pertumbuhan
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
11 Sep 2025
108 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Uber telah mengalami peningkatan signifikan dalam laba operasional dan pendapatan.
Manajemen Uber berfokus pada disiplin biaya dan efisiensi sambil tetap mempertahankan pertumbuhan.
Program pembelian kembali saham menunjukkan keyakinan manajemen terhadap masa depan perusahaan.
Saham Uber Technologies sedang mengalami kenaikan luar biasa tahun ini, dengan lonjakan harga sebesar 56% hingga awal September. Hal ini membuat saham perusahaan hampir menyentuh harga tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada Juli sebesar 97,48 dolar AS per lembar.
Keberhasilan ini tidak lepas dari perbaikan besar dalam fundamental perusahaan, khususnya dalam menghasilkan keuntungan. Pada kuartal kedua tahun ini, Uber melaporkan pendapatan operasional sebesar 1,5 miliar dolar AS dengan margin operasi 11,5%, meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kebijakan manajemen yang ketat dalam pengendalian biaya tanpa mengorbankan pertumbuhan menjadi kunci transformasi ini. CEO Dara Khosrowshahi dipuji atas strateginya yang berhasil membawa perusahaan keluar dari kerugian besar yang sempat terjadi pada 2019.
Selain itu, pengumuman program pembelian kembali saham senilai 20 miliar dolar AS menjadi sinyal kuat bahwa manajemen sangat yakin dengan prospek masa depan Uber. Para analis juga memproyeksikan pendapatan operasional perusahaan akan tumbuh hingga 282% antara 2024 hingga 2027.
Dengan semua indikator positif ini, investor memiliki harapan tinggi bahwa saham Uber akan tetap kuat dan bahkan mungkin mencapai rekor harga baru dalam waktu dekat, meskipun tetap penting untuk mempertimbangkan pilihan investasi lain yang juga direkomendasikan oleh para analis profesional.
Analisis Ahli
Dara Khosrowshahi
Fokus pada efisiensi dan pertumbuhan berkelanjutan adalah kunci agar Uber bisa membalikkan kerugian besar menjadi keuntungan signifikan.Prashanth Mahendra-Rajah
Pembelian kembali saham sebesar 20 miliar dolar AS menunjukkan kepercayaan penuh terhadap prospek jangka panjang perusahaan.