Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Uber vs Grab: Siapa Pesaing Saham Terbaik di Pasar Rideshare dan Delivery?

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (5mo ago) investment-and-capital-markets (5mo ago)
10 Okt 2025
204 dibaca
2 menit
Uber vs Grab: Siapa Pesaing Saham Terbaik di Pasar Rideshare dan Delivery?

Rangkuman 15 Detik

Uber adalah pemimpin pasar global dalam mobilitas dan pengiriman, namun Grab menunjukkan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi.
Grab beroperasi sebagai superapp di Asia Tenggara, menawarkan layanan beragam yang menarik bagi pengguna di pasar lokal.
Meskipun Grab mengalami pertumbuhan pendapatan yang cepat, Uber lebih menguntungkan dan memiliki margin keuntungan yang lebih tinggi.
Uber adalah perusahaan terdepan di dunia dalam layanan rideshare dan pengantaran makanan, dengan pangsa pasar global yang besar dan merek yang dikenal luas. Pada kuartal kedua 2025, Uber memiliki 180 juta pengguna aktif bulanan yang meningkat dari 156 juta tahun sebelumnya, menunjukkan pertumbuhan yang solid. Grab, perusahaan asal Singapura, beroperasi terutama di Asia Tenggara dan telah berubah menjadi superapp dengan layanan tambahan di bidang keuangan digital. Grab menawarkan tidak hanya rideshare dan pengantaran makanan, tetapi juga layanan pembayaran, pinjaman, asuransi, dan pengelolaan kekayaan, memberikan nilai lebih bagi konsumen di pasar lokal. Pada paruh pertama 2025, pendapatan Grab tumbuh 21% menjadi 1,6 miliar dolar AS, lebih cepat dibandingkan pertumbuhan Uber yang sebesar 16% mencapai 24 miliar dolar AS. Namun, margin laba bersih Uber jauh lebih tinggi yaitu 13%, dibanding Grab yang baru 2%, meskipun Grab telah bertransformasi dari rugi menjadi menguntungkan. Dari sisi valuasi, Uber yang memiliki kapitalisasi pasar sebesar 205 miliar dolar AS dijual pada harga 4,4 kali pendapatan, jauh lebih rendah dibandingkan Grab yang valuasinya sekitar 26 miliar dolar AS dengan P/S ratio 8,7. Hal ini menunjukkan Uber adalah investasi yang lebih murah dan lebih menguntungkan dari segi nilai saat ini. Meskipun Grab mengungguli Uber dalam kinerja saham satu tahun terakhir, Uber secara keseluruhan lebih unggul dalam sebagian besar periode sejak pencatatan saham Grab pada 2021. Dengan peluang pertumbuhan di bidang kendaraan otonom dan bisnis global, Uber diperkirakan tetap menjadi pilihan utama investor kecuali mereka mencari risiko dan potensi pertumbuhan yang lebih besar di pasar Asia Tenggara.

Analisis Ahli

Analyst Motley Fool
Uber menawarkan stabilitas dan profitabilitas yang lebih baik, menjadikannya pilihan utama bagi sebagian besar investor meski Grab menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat dan potensi jangka panjang kuat di Asia Tenggara.
Market Strategist Asia
Strategi Grab sebagai superapp akan mengubah lanskap layanan digital di Asia Tenggara dan bisa menjadi peluang investasi jangka panjang yang signifikan, meskipun risiko valuasi tinggi perlu diperhatikan.