Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

OpenAI dan Oracle Tandatangani Kontrak Komputasi 300 Miliar Dolar

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (6mo ago) artificial-intelligence (6mo ago)
11 Sep 2025
4 dibaca
1 menit
OpenAI dan Oracle Tandatangani Kontrak Komputasi 300 Miliar Dolar

Rangkuman 15 Detik

OpenAI dan Oracle menandatangani salah satu kontrak komputasi awan terbesar dalam sejarah.
Oracle mengalami pertumbuhan pendapatan yang signifikan berkat beberapa kontrak besar.
Proyek Stargate melibatkan kolaborasi antara beberapa perusahaan besar untuk pengembangan infrastruktur teknologi.
OpenAI dan Oracle telah membuat kesepakatan besar di mana OpenAI akan membeli kapasitas komputasi senilai 300 miliar dolar selama lima tahun ke depan. Ini merupakan salah satu kesepakatan terbesar di bidang komputasi awan yang pernah ada. Sebagai bagian dari kerjasama ini, mereka juga mengumumkan proyek Stargate yang melibatkan pembangunan pusat data dengan kapasitas daya 4,5 gigawatt. Pembangunan ini diperkirakan akan dimulai pada tahun 2027. OpenAI mencapai perkiraan pendapatan sebesar 12,7 miliar dolar tahun ini dan juga diketahui sedang menjalankan kontrak sebesar 10 miliar dolar dengan perusahaan chip Broadcom untuk mengembangkan chip AI milik mereka sendiri. Oracle melaporkan bahwa mereka mendapatkan empat kontrak bernilai multi-miliar dolar pada kuartal pertama di tahun ini. Hal ini mendorong kenaikan pendapatan infrastruktur cloud Oracle sebesar 77 persen. Akibat kontrak tersebut, nilai saham Oracle melesat, sehingga Larry Ellison, Chairman Oracle, berhasil menjadi orang terkaya di dunia. Kesepakatan ini menandai tren meningkatnya investasi besar dalam teknologi cloud dan AI.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Kesepakatan ini menegaskan bahwa AI dan infrastruktur cloud adalah fondasi utama masa depan teknologi dan ekonomi digital.
Satya Nadella
Investasi besar dalam cloud dan AI akan mempercepat transformasi digital yang diperlukan untuk bisnis di semua industri.