AI summary
Klarna mengalami debut pasar yang sukses dengan peningkatan nilai saham. Permintaan untuk saham Klarna menunjukkan pemulihan pasar modal setelah periode rendah. Klarna tetap menghadapi tantangan kritik terhadap layanan buy now, pay later. Klarna, perusahaan fintech asal Swedia yang menawarkan layanan bayar nanti, melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Saham New York dengan harga pembukaan $52 per saham. Harga ini naik 30% dari harga IPO awal sebesar $40, menunjukkan minat tinggi investor terhadap perusahaan ini.IPO Klarna berhasil menghimpun dana sebesar $1,37 miliar, lebih tinggi dari perkiraan harga sebelumnya yaitu $35-$37 per saham. Setelah sesi perdagangan awal, nilai pasar Klarna mencapai sekitar $17,5 miliar.Meskipun nilai pasar Klarna saat ini masih jauh lebih rendah dibandingkan valuasi $45,6 miliar pada 2021 akibat investasi SoftBank, angka ini telah meningkat dua kali lipat dari valuasi $6,7 miliar pada tahun 2022 di tengah kondisi pasar yang menantang.Klarna merupakan pemain besar di layanan kredit jangka pendek bagi konsumen dengan lebih dari 111 juta pengguna dan bekerjasama dengan 790.000 pedagang. Meskipun ada kritik terkait risiko kredit, Klarna melaporkan 99% pinjaman yang diberikan pada 2024 telah dibayar tepat waktu.IPO Klarna menjadi salah satu momen penting di tengah kebangkitan pasar modal teknologi New York di 2025, seiring sejumlah perusahaan fintech dan teknologi lain seperti Figma, Circle Internet Group, dan Bullish juga melakukan penawaran saham.
Klarna berhasil memanfaatkan momentum pasar yang kembali bergairah dengan strategi IPO yang baik, menunjukkan bahwa layanan BNPL masih menarik bagi investor. Namun, risiko kredit dan regulasi tetap menjadi tantangan utama yang harus diperhatikan untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang.