Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Klarna Jual Saham IPO di AS dengan Valuasi Rp214 Triliun Lebih

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
startups (6mo ago) startups (6mo ago)
10 Sep 2025
21 dibaca
2 menit
Klarna Jual Saham IPO di AS dengan Valuasi Rp214 Triliun Lebih

Rangkuman 15 Detik

Klarna berhasil mengumpulkan sekitar $1,4 miliar dalam penawaran umum perdana mereka.
Saham Klarna akan diperdagangkan di NYSE dengan kode 'KLAR'.
Valuasi Klarna turun signifikan dari $46 miliar pada tahun 2021 menjadi $6,7 miliar pada tahun 2022 sebelum IPO.
Klarna, perusahaan fintech asal Swedia yang mempopulerkan konsep beli sekarang, bayar nanti, baru saja menetapkan harga saham pertamanya di bursa Amerika Serikat sebesar 40 dolar per saham. Harga ini lebih tinggi dari kisaran perkiraan sebelumnya yaitu antara 35 sampai 37 dolar. Dengan harga ini, valuasi perusahaan fintech tersebut mencapai sekitar 15,1 miliar dolar. Penawaran umum perdana saham ini melibatkan lebih dari 34 juta saham biasa yang ditawarkan ke publik. Dari jumlah tersebut, Klarna sendiri menjual sekitar 5 juta saham, sedangkan sisanya dijual oleh pemegang saham lama yang ingin menarik investasinya. IPO ini sangat diminati oleh investor dengan permintaan saham mencapai 26 kali lipat dari yang tersedia. Dengan dana segar sekitar 1,4 miliar dolar, Klarna akan memulai perdagangan sahamnya di New York Stock Exchange dengan kode 'KLAR' pada hari Rabu. Penutupan penawaran ini direncanakan pada hari Kamis, tergantung pada kondisi biasa yang harus dipenuhi sebelum selesai resmi. Pada puncak popularitasnya tahun 2021, Klarna memiliki valuasi hingga 46 miliar dolar pasca pendanaan dari Softbank. Namun, karena kenaikan suku bunga global yang menekan sektor teknologi dan fintech, nilai perusahaan sempat turun drastis menjadi 6,7 miliar dolar pada tahun 2022. IPO ini menjadi angin segar untuk memperbaiki posisi valuasi tersebut. Selain Klarna, bursa Amerika Serikat juga akan kedatangan perusahaan lain seperti Gemini, platform cryptocurrency yang dimiliki oleh Winklevoss Twins, yang juga akan menggelar debut pasarnya pekan ini. Ini menunjukkan pasar investasi teknologi dan fintech masih sangat aktif meski kondisi ekonomi penuh tantangan.

Analisis Ahli

Mary Meeker
Klarna's IPO pricing reflects a resilient appetite in fintech despite macroeconomic headwinds, but the long-term success depends on regulatory adaptability and customer retention.
Chris Skinner
This IPO shows Klarna’s attempt to regain investor confidence after valuation drops; however, scaling responsibly while managing credit risk is crucial.