Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Perkembangan Sel Surya Perovskit Fleksibel Efisien dan Murah di Eropa

Sains
Iklim dan Lingkungan
InterestingEngineering InterestingEngineering
09 Sep 2025
39 dibaca
2 menit
Perkembangan Sel Surya Perovskit Fleksibel Efisien dan Murah di Eropa

Rangkuman 15 Detik

Konsorsium PEARL berhasil mencapai efisiensi 21% pada sel surya perovskite fleksibel.
Penggunaan elektroda karbon meningkatkan stabilitas dan mengurangi biaya produksi.
Konsorsium berkomitmen pada keberlanjutan dengan mengurangi jejak karbon dan mendukung ekonomi sirkular.
Konsorsium PEARL dari Eropa sedang mengembangkan teknologi sel surya perovskit yang fleksibel dengan elektroda karbon. Teknologi ini bertujuan memberikan solusi tenaga surya yang efisien, tahan lama, dan murah. Saat ini, mereka sudah berhasil mencapai efisiensi lebih dari 21% pada substrat yang bisa ditekuk, mendekati target 25%. PEARL memakai teknik manufaktur Roll-to-roll (R2R) yang memungkinkan produksi massal sel surya tipis dan fleksibel. Dengan kemajuan ini, mereka dapat membuat modul sel surya yang cocok untuk berbagai aplikasi seperti integrasi pada bangunan dan perangkat Internet of Things. Inovasi ini diharapkan menurunkan biaya hingga di bawah 0,3 EUR per watt puncak. Selain meningkatkan efisiensi, konsorsium ini fokus pada kestabilan produk. Mereka mengembangkan pelindung baru yang membuat sel surya tetap stabil dan tahan terhadap kondisi panas dan lembap ekstrim hingga lebih dari 2.000 jam. Ini menunjukkan bahwa produk mereka tahan lama dan siap digunakan dalam berbagai lingkungan nyata. Beberapa institusi anggota konsorsium juga berhasil mencapai kemajuan berbeda. Misalnya, ICIQ di Spanyol mencapai efisiensi 21,6% dengan teknologi bahan khusus, dan Universitas Roma memperbaiki proses pembuatan dengan pelarut ramah lingkungan untuk efisiensi 17%. Laboratorium di Belanda berhasil membuat sel dengan proses R2R penuh yang menjadi tonggak produksi skala besar. Dari sisi keberlanjutan, penggunaan elektroda karbon, PET daur ulang, dan energi hijau berhasil mengurangi jejak karbon lebih dari 50%. Konsorsium juga mengembangkan cara mendaur ulang bahan berbahaya seperti timbal dan cesium agar produksi lebih ramah lingkungan. Rencana selanjutnya adalah meningkatkan pilot plant dan menguji modul yang lebih besar untuk aplikasi luar ruangan.

Analisis Ahli

Prof. Henry Snaith
Penggunaan elektroda karbon adalah langkah strategis untuk meningkatkan stabilitas perovskit, dan pendekatan roll-to-roll sangat potensial untuk produksi massal yang efisien.
Dr. Michael Grätzel
Efisiensi di atas 20% dengan metode fleksibel merupakan pencapaian yang signifikan, menunjukkan perovskit mampu bersaing dengan teknologi sel surya tradisional.