AI summary
GIWA adalah langkah penting bagi Upbit untuk berinovasi di ruang blockchain dan Web3. Jaringan ini akan mengikuti peta jalan desentralisasi dan memiliki potensi untuk mendukung pengembang lokal. Regulasi di Korea Selatan akan memainkan peran kunci dalam pengembangan dan adopsi stablecoin di jaringan GIWA. Upbit, bursa crypto terbesar di Korea Selatan, mengumumkan rencana mereka meluncurkan jaringan Layer 2 Ethereum bernama GIWA sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur blockchain domestik. Ini demi mengatasi ketertinggalan Korea dibandingkan pasar seperti Amerika Serikat dan Singapura.GIWA dikembangkan menggunakan teknologi Optimistic Rollups yang menjanjikan skalabilitas tinggi dengan target waktu blok hanya satu detik. Jaringan ini juga menawarkan fitur privasi dan wallet mobile yang memudahkan pengelolaan aset digital, NFT, dan aplikasi terdesentralisasi (dApps).Proyek ini masih berada dalam tahap testnet dan akan mengikuti roadmap desentralisasi bertahap. Namun, penggunaan sequencer tunggal yang dikendalikan oleh operator bisa menimbulkan kekhawatiran tentang sentralisasi, mirip dengan kekurangan yang ada pada jaringan serupa di pasar AS.Upbit berharap GIWA dapat menjadi wadah bagi para developer lokal membangun layanan blockchain inovatif serta memperluas ekosistem Web3 Korea agar tidak kalah dari pasar global. Ini juga merupakan upaya diversifikasi bisnis di tengah penurunan volume perdagangan domestik dan semakin ketatnya persaingan.Menurut analis, walaupun ada risiko regulasi dan kegagalan diversifikasi bisnis sebelumnya, GIWA memanfaatkan keunggulan Upbit berupa basis pengguna besar dan likuiditas tinggi yang menjadikannya pilihan realistis untuk memperluas peluang inovasi di industri aset digital Korea Selatan.
Langkah Upbit mengembangkan GIWA merupakan strategi cerdas untuk memanfaatkan basis pengguna besar dan likuiditasnya demi beradaptasi di pasar yang semakin kompetitif. Namun, penggunaan sequencer tunggal berisiko menimbulkan masalah sentralisasi yang bisa menghambat kepercayaan pengguna dan perkembangan ekosistem Web3 yang sesungguhnya desentralistik.