Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Hyperliquid Luncurkan Stablecoin Baru, Tantang Dominasi USDC di Pasar Kripto

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6mo ago) cryptocurrency (6mo ago)
09 Sep 2025
198 dibaca
2 menit
Hyperliquid Luncurkan Stablecoin Baru, Tantang Dominasi USDC di Pasar Kripto

Rangkuman 15 Detik

Hyperliquid berencana meluncurkan stablecoin baru untuk meningkatkan kompetisi di pasar.
Pasokan USDC terus tumbuh, melebihi proyeksi analis.
Tantangan utama bagi stablecoin baru adalah membangun likuiditas yang cukup dalam pasar derivatif.
Hyperliquid, sebuah bursa desentralisasi, berencana meluncurkan stablecoin sendiri yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungannya pada USDC keluaran Circle. Rencana ini muncul di tengah pasar stablecoin yang menunjukkan pertumbuhan pesat, terutama USDC yang pasokannya mencapai 72,5 miliar dolar AS, jauh melebihi perkiraan analis Wall Street bernama Bernstein. USDC telah berhasil mempertahankan dan bahkan meningkatkan pangsa pasar terhadap stablecoin utama lainnya, yaitu USDT yang diterbitkan oleh Tether. Saat ini, pangsa pasar USDC mencapai 30%, naik dari 28% pada kuartal sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa USDC semakin populer dan diminati dalam berbagai transaksi kripto, termasuk sebagai alat pembayaran dan transfer internasional. Meskipun kehadiran stablecoin baru dari Hyperliquid dapat menciptakan persaingan, tantangan terbesar yang dihadapi adalah menyediakan likuiditas yang cukup terutama di pasar derivatif yang membutuhkan eksekusi terpercaya dan ukuran transaksi besar. Saat ini, sekitar 5,5 miliar dolar AS USDC digunakan sebagai kolateral di platform Hyperliquid. Analis dari Bernstein juga mengingatkan bahwa regulasi baru seperti GENIUS Act akan membuka jalan bagi lebih banyak stablecoin baru, tetapi memulai dan mengembangkan likuiditas di pasar derivatif tetap bukan hal mudah. Selain itu, kekhawatiran terkait penurunan suku bunga dan dampaknya terhadap pendapatan Circle dianggap kurang relevan karena pasokan USDC yang terus meningkat justru dapat mendorong sentimen positif terhadap aset digital. Sebagai tambahan, Bernstein memberikan rekomendasi buy (outperform) terhadap saham Circle dengan target harga saham sebesar 230 dolar AS. Saham Circle sendiri sedang mengalami kenaikan harga sekitar 1,2% pada saat laporan diterbitkan, menunjukkan kepercayaan pasar terhadap pertumbuhan perusahaan dan stablecoinnya.

Analisis Ahli

Gautam Chhugani
Pangsa pasar USDC yang terus tumbuh menunjukkan bahwa stablecoin ini tetap menjadi pemain utama meskipun hadirnya kompetitor baru seperti stablecoin Hyperliquid.