Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Netflix dan Persaingan Ketat di Era Pendapatan Iklan Streaming Global

Bisnis
Marketing
marketing (6mo ago) marketing (6mo ago)
08 Sep 2025
92 dibaca
2 menit
Netflix dan Persaingan Ketat di Era Pendapatan Iklan Streaming Global

Rangkuman 15 Detik

Netflix terus mengembangkan pendapatan iklan untuk meningkatkan ketahanan bisnisnya.
Kompetisi dari Amazon Prime Video dan Disney+ semakin ketat, mempengaruhi strategi penetapan harga dan konten.
Dengan platform iklan yang ditingkatkan dan konten premium, Netflix berharap dapat memperkuat posisi pasar dan meningkatkan pendapatan di masa depan.
Netflix sedang mengalami pertumbuhan pesat dalam pendapatan iklan pada tahun 2024, berkat adopsi layanan beriklan yang terus meningkat. Lebih dari 94 juta pengguna aktif bulanan kini menikmati tier ini, mewakili lebih dari setengah pendaftaran baru. Perusahaan menargetkan penggandaan pendapatan iklan lagi pada 2025, mengandalkan ekspansi layanan iklan dan pengembangan teknologi yang maju. Untuk mendukung pertumbuhan ini, Netflix telah meluncurkan platform iklan eksklusif bernama Netflix Ads Suite serta mengintegrasikan teknologi Yahoo DSP. Peningkatan ini membantu Netflix menyediakan targeting iklan yang lebih tepat, pengukuran hasil yang lebih akurat, dan kemampuan programatik yang mumpuni untuk menarik pengiklan ke platform mereka. Konten premium dan live event seperti WWE Raw, pertandingan NFL, dan pertarungan tinju besar menjadi magnet bagi pengiklan yang mencari lingkungan yang aman untuk merk mereka. Hal ini memungkinkan Netflix meningkatkan margin keuntungan sambil mempertahankan harga yang kompetitif untuk konsumen, dengan pengguna tier iklan tetap menikmati rata-rata 41 jam menonton per bulan. Namun, Netflix menghadapi persaingan sengit dari Amazon Prime Video dan Disney+. Amazon memanfaatkan iklan yang menjadi default di tier Prime Video, dengan 115 juta pengguna beriklan dan pendapatan iklan US$ 15,6 miliar pada kuartal kedua 2025. Disney menggabungkan kekuatan paket bundling dengan Hulu dan ESPN+ serta brand ikonik untuk menarik berbagai segmen penonton. Dengan optimisme yang meningkat, Netflix menaikkan panduan pendapatan 2025 menjadi antara US$ 44,8 hingga 45,2 miliar dengan pertumbuhan 15-16 persen yang didominasi oleh pendapatan iklan. Meskipun valuasi saat ini relatif tinggi, strategi dan teknologi iklan yang terus berkembang menempatkan Netflix sebagai pemain utama yang siap menghadapi persaingan masa depan.

Analisis Ahli

Michael Nathanson (Media Analyst)
Netflix's aggressive push into ad-supported tiers is a smart move to diversify revenue amid slowing subscriber growth, but balancing ads and user experience remains critical for long-term success.
Pivotal Research Group
The integration of advanced ad-tech platforms like Netflix Ads Suite and Yahoo DSP provides Netflix with competitive advantages in targeting and measurement, potentially shifting advertiser spend toward streaming platforms.