Netflix Gandeng Amazon untuk Perkuat Pendapatan Iklan Programatik Global
Bisnis
Marketing
12 Sep 2025
42 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Kemitraan Netflix dengan Amazon Ads meningkatkan kemampuan iklan Netflix secara signifikan.
Tier yang didukung iklan Netflix telah menarik banyak pengguna baru dan meningkatkan pendapatan.
Kemitraan ini menciptakan tekanan bagi pesaing seperti Disney dan Warner Bros Discovery untuk beradaptasi di pasar iklan programatik.
Netflix memperluas kapabilitas perpemasarannya melalui kemitraan strategis dengan Amazon Ads, yang akan memungkinkan pengiklan mengakses inventori iklan premium Netflix melalui platform Amazon DSP mulai kuartal keempat tahun 2025. Kerjasama ini mencakup 11 pasar utama seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Brasil, dan bertujuan meningkatkan efektivitas penargetan iklan Netflix menggunakan data dari Amazon.
Kemitraan ini menjadi langkah penting setelah awalnya Netflix bekerja sama dengan Microsoft untuk mengelola iklan. Dengan bergabungnya Amazon, Netflix memperkuat posisi bersama platform DSP lain seperti Google DV360, The Trade Desk, dan Yahoo. Bekerja sama dengan Amazon memberikan Netflix akses ke teknologi penargetan dan wawasan data pihak pertama yang dapat menjangkau 94 juta pengguna Netflix yang menggunakan layanan dengan iklan.
Menjelang 2025, kekuatan iklan Netflix semakin nyata. Pendapatan dari iklan sudah menggandakan pada tahun 2024 dan diperkirakan akan terus menggandakan di 2025. Model berlangganan dengan iklan yang menawarkan harga lebih murah yakni 7,99 dolar AS dibandingkan versi tanpa iklan 17,99 dolar AS, sangat menarik bagi konsumen yang sadar harga dan mendorong pendaftaran baru secara signifikan.
Laporan keuangan kuartal kedua 2025 menunjukkan peningkatan pendapatan Netflix hingga 11,08 miliar dolar AS atau naik 16% secara tahunan, sehingga perusahaan menaikkan panduan pendapatan tahun penuh menjadi antara 44,8 hingga 45,2 miliar dolar AS. Melalui kemitraan dengan Amazon, Netflix menargetkan pangsa pasar iklan TV sambungan yang bernilai sekitar 25 miliar dolar AS setiap tahun.
Situasi ini meningkatkan tekanan kompetitif terhadap Disney dan Warner Bros Discovery yang juga bergerak di segmen streaming iklan. Disney saat ini mengandalkan platform iklannya sendiri meskipun dengan basis pengguna yang besar, sementara Warner Bros Discovery menggunakan teknologi iklan kontekstual dan AI tapi tanpa kemitraan pihak ketiga serupa. Kerja sama Netflix dengan Amazon dapat memaksa pemain besar lain untuk mengejar langkah yang sama agar tidak kehilangan pangsa pasar iklan di masa depan.
Analisis Ahli
Mary Meeker
Kemitraan Netflix dan Amazon mencerminkan tren integrasi data dan iklan yang semakin penting dalam pertumbuhan pendapatan digital, terutama di sektor streaming yang kini bertransformasi menjadi platform hybrid.Brian Wieser
Dengan akses ke Amazon DSP, Netflix bisa lebih kompetitif dalam memperebutkan sebagian besar belanja iklan CTV yang terus bertumbuh, memperkuat ekosistem iklan digital mereka.