Mengapa Saham Uber Diprediksi Terus Tumbuh dan Ungguli Pasar S&P 500
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
07 Sep 2025
4 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Uber mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam jumlah pelanggan dan pendapatan.
Saham Uber diperkirakan akan tetap kompetitif dibandingkan S&P 500.
Strategi ekspansi dan diversifikasi layanan Uber menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat di masa depan.
Saham Uber Technologies telah menunjukkan performa yang sangat baik selama setahun terakhir, naik hampir 30% sementara indeks pasar S&P 500 hanya naik kurang dari 20%. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan jumlah pengguna aktif bulanan, ekspansi bisnis, dan diversifikasi layanan yang terus dilakukan.
Selama pandemi 2020, bisnis utama Uber sempat menurun signifikan karena pembatasan sosial. Namun, layanan Uber Eats justru mengalami lonjakan yang membantu menutupi kerugian tersebut, dan sejak itu perusahaan berhasil menggandakan jumlah perjalanan dan meroketkan pendapatan hingga hampir empat kali lipat.
Pertumbuhan ini didukung oleh fitur langganan Uber One yang memberikan berbagai keuntungan bagi pelanggan sehingga meningkatkan frekuensi dan nilai pengeluaran pengguna, serta pengembangan layanan baru seperti pengiriman bahan makanan dan iklan di platform Uber.
Uber juga berhasil membalikkan posisi keuangan menjadi menguntungkan dengan meningkatkan pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA), serta berfokus pada efisiensi operasional dan kolaborasi dengan perusahaan teknologi seperti Waymo untuk kendaraan otonom.
Dengan valuasi saat ini sebesar 23 kali EBITDA yang disesuaikan, para analis memproyeksikan saham Uber bisa naik hingga 30% dalam setahun jika target keuangan tercapai. Hal ini membuat Uber tetap menarik sebagai opsi investasi yang berpotensi mengungguli rata-rata pasar.
Analisis Ahli
Leo Sun
Menyatakan bahwa Uber adalah saham pertumbuhan yang kuat dan layak dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang karena performa keuangan yang membaik dan strategi bisnis yang efektif.