Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Teknologi Baru SAFIRE untuk Baterai Lithium-Ion yang Lebih Aman dan Tahan Benturan

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (6mo ago) electronic-vehicles-and-batteries (6mo ago)
06 Sep 2025
68 dibaca
2 menit
Teknologi Baru SAFIRE untuk Baterai Lithium-Ion yang Lebih Aman dan Tahan Benturan

Rangkuman 15 Detik

Teknologi baru SAFIRE meningkatkan keamanan baterai lithium-ion secara signifikan.
Penggunaan partikel silika dengan ukuran seragam sangat penting untuk efektivitas teknologi.
Kolaborasi tim multidisipliner diperlukan untuk mengembangkan teknologi inovatif ini.
Gabriel Veith, seorang peneliti di Oak Ridge National Laboratory, menemukan cara baru untuk meningkatkan keamanan baterai lithium-ion dengan terinspirasi dari campuran tepung jagung dan air bernama oobleck yang dapat mengeras saat diberi tekanan. Di dalam baterai lithium-ion, lapisan plastik tipis memisahkan elektroda, dan bila lapisan ini rusak, baterai bisa terbakar akibat korsleting. Veith dan timnya menggunakan partikel silika berbentuk bulat kecil berukuran 200 nanometer, yang disuspensikan dalam elektrolit baterai. Partikel ini bisa menggumpal dan mengeras saat baterai terkena benturan, sehingga mencegah elektroda saling bersentuhan yang dapat menyebabkan kebakaran baterai. Penggunaan partikel dengan ukuran seragam sangat penting agar partikel dapat tersebar merata dan membuat elektrolit mengeras secara efektif saat terkena tekanan. Ini memungkinkan penambahan bahan tersebut ke dalam proses pembuatan baterai tanpa perlu perubahan besar. Teknologi bernama SAFIRE ini sudah dilisensikan kepada Safire Technology Group yang terus mengembangkan dan mengkomersialisasikan teknologi ini untuk berbagai aplikasi, termasuk kendaraan listrik, pertahanan, dan pesawat eVTOL. Teknologi ini juga berpotensi mengurangi bobot perlindungan baterai, sehingga memperpanjang jarak tempuh kendaraan dan meningkatkan efisiensi operasional peralatan pertahanan. Dengan kolaborasi dari berbagai ahli dan penggunaan neutron scattering untuk mempelajari perilaku material, keamanan baterai lithium-ion dapat meningkat secara signifikan. Teknologi ini menandai kemajuan dalam mengurangi risiko kebakaran baterai, yang merupakan tantangan utama dalam pengembangan baterai modern.

Analisis Ahli

John B. Goodenough
Inovasi seperti SAFIRE menandai langkah penting dalam mengatasi masalah baterai lithium-ion yang telah lama menghambat adopsi teknologi energi terbarukan secara luas.