Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Inovasi Baterai Lithium Ion Aman dan Ramah Lingkungan dengan 3D-SLISE

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (7mo ago) electronic-vehicles-and-batteries (7mo ago)
14 Agt 2025
64 dibaca
2 menit
Inovasi Baterai Lithium Ion Aman dan Ramah Lingkungan dengan 3D-SLISE

Rangkuman 15 Detik

Teknologi 3D-SLISE dapat meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam produksi baterai.
Daur ulang baterai menjadi lebih mudah dan ramah lingkungan dengan 3D-SLISE.
Inovasi ini mendukung ekonomi sirkular dengan memudahkan pemulihan bahan berharga.
Para ilmuwan di Institut Sains Tokyo telah mengembangkan elektrolit baru bernama 3D-SLISE yang bertujuan membuat baterai lithium-ion lebih aman dan mudah didaur ulang. Masalah utama dalam baterai saat ini adalah penggunaan pelarut organik mudah terbakar yang berpotensi membahayakan keselamatan dan proses produksi yang memerlukan fasilitas khusus dan energi tinggi. Teknologi 3D-SLISE memakai bahan dasar matriks borat-air yang dipadukan dengan lithium tetraborat amorf, garam lithium, dan carboxymethyl cellulose untuk menciptakan antarmuka seperti lendir tiga dimensi yang memungkinkan ion lithium bergerak bebas ke segala arah. Hal ini memberikan kinerja tinggi dan fleksibilitas dalam penggunaan baterai. Dalam uji coba, baterai yang memakai elektrolit ini dapat dicas dan digunakan dalam waktu singkat, hanya 20 menit, serta mampu bertahan setelah 400 kali siklus pengisian pada suhu ruangan. Proses produksinya juga praktis karena bahan-bahan cukup dikeringkan secara alami tanpa kebutuhan fasilitas mahal yang biasanya diperlukan. Keunggulan lain dari 3D-SLISE adalah kemudahan proses daur ulang. Karena elektrolit ini berbasis air dan tidak menggunakan bahan beracun atau polivinilidena difluorida, baterai bisa langsung direndam dalam air untuk memisahkan bahan aktif dan merecover elemen penting seperti cobalt dengan mudah, mengurangi penggunaan bahan kimia dan energi. Para peneliti percaya bahwa teknologi ini dapat diaplikasikan tidak hanya di perangkat elektronik portabel tetapi juga di kendaraan listrik dan penyimpanan energi statis, menawarkan solusi baterai yang lebih bersih, aman, dan berkelanjutan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan dunia.

Analisis Ahli

Yosuke Shiratori
Teknologi ini dapat mengubah paradigma pembuatan baterai dengan menghilangkan kebutuhan rumah bersih dan bahan kimia berbahaya, sehingga mempercepat produksi green battery.
Shintaro Yasui
Dengan mengadopsi 3D-SLISE, rantai pasokan elemen kritis seperti kobalt dapat lebih stabil melalui proses daur ulang yang efisien dan berkelanjutan.