Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Lanchi Ventures Perkuat Investasi AI Dan Robotik Dengan Dana Baru Di China

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
05 Sep 2025
1174 dibaca
2 menit
Lanchi Ventures Perkuat Investasi AI Dan Robotik Dengan Dana Baru Di China

TLDR

Lanchi Ventures berkomitmen untuk berinvestasi di sektor AI dan robotika di Tiongkok.
Ada peningkatan ketertarikan dari investor global terhadap perusahaan teknologi awal di Tiongkok.
Hong Kong dianggap sebagai lokasi strategis untuk mendukung ekspansi global perusahaan-perusahaan Tiongkok.
Lanchi Ventures, yang sebelumnya dikenal sebagai BlueRun Ventures China, tengah meningkatkan investasinya pada start-up AI dan robotik di China. Hal ini terjadi di tengah meningkatnya minat dari para investor global terhadap perusahaan teknologi tahap awal di negara tersebut. Fokus perusahaan ada pada aplikasi AI, model AI multimodal, dan perusahaan yang menargetkan pasar luar negeri.Perusahaan ini mengelola dana sebesar lebih dari 15 miliar yuan, termasuk satu dana khusus sebesar 5,5 miliar yuan yang berfokus pada AI. Lanchi Ventures telah berinvestasi pada beberapa perusahaan seperti Moonshot AI, Genspark, Galbot, dan AgiBot, yang bergerak di bidang pengembangan model bahasa besar dan robotik.Menurut manajemen Lanchi, China memiliki keunggulan besar dalam pengumpulan data yang memungkinkan pengembangan robotik tidak kalah dengan Amerika Serikat. Mereka juga optimis dengan masa depan AI yang masih dalam tahap awal berkembang, serta peluang untuk berbagai aplikasi baru yang akan muncul.Walaupun ada tantangan terkait keterbatasan chip akibat pembatasan dari Amerika Serikat, startup AI di China telah menemukan solusi untuk kebutuhan komputasi mereka dengan mengombinasikan penggunaan produk luar negeri dan lokal. Saat ini, Lanchi sedang dalam proses mengumpulkan dana baru yang besarnya diperkirakan setara dengan dana sebelumnya, dengan sebagian modal sudah berhasil dihimpun.Selain mendapat dukungan kuat dari investor Asia, Lanchi juga sedang berdiskusi dengan institusi di Amerika Serikat meskipun terjadi ketegangan geopolitik. Perusahaan ini juga telah memperluas operasionalnya ke Hong Kong untuk memfasilitasi ekspansi global start-up China dan menangkap talenta yang ada di sana.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.