AI summary
Teknologi sel tandem perovskit silikon memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi panel surya. Passivasi permukaan adalah kunci untuk meningkatkan performa dan stabilitas sel surya. Penelitian ini mendemonstrasikan kemajuan menuju produksi skala besar sel surya yang lebih efisien. Energi surya saat ini tumbuh lebih cepat dari sumber energi lain, namun panel surya berbasis silikon mendekati batas efisiensi maksimum sekitar 30 persen. Untuk melampaui batas ini, para ilmuwan mengembangkan teknologi sel tandem yang menggabungkan lapisan perovskit sebagai lapisan atas dengan lapisan silikon pada bawahannya.Salah satu hambatan utama adalah sulitnya menerapkan lapisan perovskit pada silikon yang bertekstur dengan pola piramida, yang biasa digunakan dalam produksi massal untuk meningkatkan penyerapan cahaya. Permukaan yang tidak rata membuat passivasi alias penghalusan permukaan untuk mengurangi kerusakan energi menjadi sulit dilakukan.Tim peneliti internasional berhasil mengatasi masalah ini dengan menggunakan bahan 1,3-diaminopropane dihydroiodide untuk melakukan passivasi pada lapisan perovskit di atas silikon bertekstur. Hasilnya sangat memuaskan, yakni efisiensi konversi mencapai 33,1 persen dan tegangan terbuka mencapai 2,01 volt.Penelitian ini juga mengungkap bahwa passivasi bekerja berbeda pada perovskit dibandingkan silikon: pada perovskit efeknya merambah seluruh lapisan penyerap sehingga meningkatkan konduktivitas dan faktor pengisian, sedangkan pada silikon hanya berfokus di permukaan. Penemuan ini menjadi dasar penting untuk riset dan pengembangan sel tandem berikutnya.Langkah ini membuka peluang penggunaan teknologi sel tandem perovskit-silikon dalam produksi berskala besar, sesuai dengan metode produksi silikon yang sudah mapan. Proyek ini mendapat dukungan dari berbagai lembaga riset dan kementerian terkait di Jerman, menandai kemajuan signifikan dalam teknologi panel surya masa depan.
Penemuan ini sangat signifikan karena memecahkan kendala teknis utama dalam produksi sel tandem yang selama ini menghambat skalabilitasnya. Dengan kemajuan ini, industri surya dapat segera melangkah ke era efisiensi tinggi tanpa harus mengganti infrastruktur produksi yang mahal.