Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Misteri Segitiga Bermuda: Gelombang Raksasa Jadi Penyebab Hilangnya Kapal dan Pesawat

Sains
Iklim dan Lingkungan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
04 Sep 2025
96 dibaca
2 menit
Misteri Segitiga Bermuda: Gelombang Raksasa Jadi Penyebab Hilangnya Kapal dan Pesawat

Rangkuman 15 Detik

Fenomena gelombang raksasa dapat menjadi penyebab utama hilangnya kapal di Segitiga Bermuda.
NOAA menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan Segitiga Bermuda lebih berbahaya dibandingkan perairan lain.
Kondisi lingkungan, seperti perairan dangkal di Laut Karibia, berkontribusi pada risiko navigasi kapal.
Segitiga Bermuda telah dikenal luas sebagai wilayah misterius di laut Atlantik Utara yang dipercaya menjadi tempat hilangnya banyak kapal dan pesawat. Kejadian aneh di sana telah memicu spekulasi dan ketakutan selama bertahun-tahun, bahkan catatan tentang keanehan di kawasan ini sudah ada sejak zaman pelayaran Christopher Columbus pada tahun 1492. Oseanografer Simon Boxall dari University of Southampton mengajukan teori bahwa gelombang raksasa yang sangat tinggi dan kuat adalah penyebab utama insiden di Segitiga Bermuda. Gelombang ini bisa mencapai ketinggian lebih dari 30 meter dan terbentuk dari bertemunya beberapa badai dari arah berbeda, menyebabkannya sangat berbahaya bagi kapal yang sedang berlayar. Simulasi yang dilakukan tim Boxall menggunakan model kapal USS Cyclops menunjukkan bagaimana gelombang raksasa dapat mengangkat kapal dari tengah lautan tanpa penopang dan memecahnya menjadi dua, membuat kapal itu tenggelam dalam waktu hanya dua sampai tiga menit. Hal ini menjelaskan mengapa banyak kapal hilang begitu cepat di wilayah tersebut. Namun, tidak semua pihak sependapat dengan klaim ini. Badan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) justru menegaskan bahwa tidak ada bukti bahwa Segitiga Bermuda lebih berbahaya dibandingkan wilayah laut lain yang ramai. Menurut NOAA, sebagian besar kejadian dapat dijelaskan oleh faktor lingkungan seperti banyaknya perairan dangkal di Laut Karibia yang memperbesar risiko bagi kapal. Dengan penjelasan ilmiah yang lebih mendalam, misteri Segitiga Bermuda mulai terlihat semakin nyata. Baik fenomena alam seperti gelombang raksasa maupun kondisi lingkungan sekitar memberikan gambaran jelas bahwa wilayah ini memang berisiko, meskipun bukan karena hal mistis seperti yang sering dikaitkan selama ini.

Analisis Ahli

Simon Boxall
Gelombang raksasa adalah penyebab utama banyak kapal dan pesawat hilang di Segitiga Bermuda karena daya hancurnya yang luar biasa.
NOAA
Tidak ada bukti Segitiga Bermuda lebih berbahaya dari wilayah laut lain, insiden lebih banyak disebabkan oleh faktor lingkungan seperti perairan dangkal.