Teori Baru Ungkap Lokasi Hilangnya Pesawat MH370 di Dasar Samudra Hindia
Sains
Iklim dan Lingkungan
26 Jul 2025
20 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Misteri hilangnya pesawat MH370 masih menjadi perhatian dunia selama lebih dari satu dekade.
Vincent Lyne mengajukan teori baru mengenai lokasi pesawat yang hilang, yang dapat mengubah narasi pencarian.
Ocean Infinity terlibat dalam pencarian MH370 dengan metode pencarian modern dan berbasis hasil.
Pesawat Malaysia Airlines Penerbangan 370 hilang sejak 8 Maret 2014 saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing, membawa 239 penumpang. Meski sudah bertahun-tahun mencari, keberadaan pesawat ini tetap menjadi misteri besar di dunia penerbangan.
Ilmuwan Australia Vincent Lyne mengemukakan teori baru yang menyebut pesawat itu tenggelam di Broken Ridge, sebuah dataran tinggi dasar laut sedalam 20.000 kaki di Samudra Hindia bagian tenggara. Ia percaya lokasi ini adalah tempat sempurna untuk 'menghilangkan' pesawat.
Lyne juga berpendapat bahwa pilot secara sengaja mengarahkan pesawat ke area terpencil itu dan bahwa kecelakaan bukan karena kehabisan bahan bakar, melainkan kelalaian dalam kalkulasi dan kontrol pesawat saat penerbangan.
Penemuan Lyne didasarkan pada analisis persimpangan garis bujur dari Bandara Penang dan jalur penerbangan simulator pilot, yang sebelumnya dianggap tidak relevan oleh FBI maupun penyelidik lain. Ia meminta lokasi ini segera diverifikasi.
Sementara itu, pencarian baru oleh perusahaan Ocean Infinity berjalan dengan kontrak yang berbasis 'tak ketemu, tak bayar'. Pencarian sempat ditangguhkan pada April 2025 karena bukan musim yang tepat, dan akan dilanjutkan kembali akhir 2025.
Analisis Ahli
Vincent Lyne
Lokasi MH370 berada di lubang Broken Ridge yang strategis untuk 'menghilangkan' pesawat, dan kegagalan pencarian sebelumnya disebabkan kurangnya penekanan pada rute ini.Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke
Pencarian MH370 sementara dihentikan karena alasan musim, dan akan dilanjutkan kembali akhir 2025.
