Startup Inggris dan Jerman Ciptakan Teknologi Baru Daur Ulang Baterai Mobil Listrik
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
04 Sep 2025
39 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Inovasi daur ulang baterai listrik dapat mengurangi emisi dan biaya produksi.
Regulasi Uni Eropa mendorong penggunaan material daur ulang dalam kendaraan listrik.
Altilium dan Tozero berusaha menghadirkan alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada material dari China.
Dua startup dari Inggris dan Jerman mengklaim telah berhasil menemukan teknologi baru dalam proses daur ulang baterai listrik. Inovasi ini penting untuk mengurangi dominasi China dalam rantai pasok global dan mendukung regulasi Uni Eropa yang mewajibkan penggunaan material daur ulang pada kendaraan listrik mulai 2030.
Teknologi daur ulang baterai yang dikembangkan oleh Altilium dan Tozero berupaya memenuhi persyaratan Uni Eropa, di mana 6 persen lithium dan nikel serta 16 persen kobalt dalam baterai mobil listrik harus berasal dari daur ulang. Persyaratan ini juga akan terus meningkat setiap lima tahun.
Altilium mengklaim bahwa baterai dengan katoda daur ulang memiliki kinerja setara dengan baterai baru. Penggunaan material daur ulang ini juga dapat menurunkan emisi CO2 hingga 70 persen dan menekan biaya produksi sebesar 20 persen dibandingkan menggunakan material baru.
Tozero, dengan dukungan dari Honda, mengembangkan pabrik grafit daur ulang melalui proses hidrometalurgi yang tidak menghasilkan emisi jika menggunakan energi terbarukan. Pabrik ini direncanakan berproduksi pada 2027 dengan kapasitas 2.000 ton grafit daur ulang per tahun.
Inovasi mereka menunjukkan potensi besar untuk mendukung produksi kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan global pada bahan baku primer. Ini membuka peluang baru bagi industri baterai Eropa dan memberikan ancaman kompetitif terhadap dominasi industri China.
Analisis Ahli
Elon Musk
Teknologi daur ulang baterai sangat penting untuk keberlanjutan industri kendaraan listrik, dan inovasi semacam ini dapat mempercepat transisi ke energi bersih.Sven Strohband (Director EV Siemens)
Integrasi teknologi daur ulang dalam rantai pasok baterai akan menjadi game changer dalam industri EV terutama untuk memenuhi target regulasi lingkungan yang semakin ketat.

