Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Baterai ZincGel Alternatif Murah dan Aman Gantikan Lithium di Penyimpanan Energi

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (6mo ago) electronic-vehicles-and-batteries (6mo ago)
02 Sep 2025
13 dibaca
2 menit
Baterai ZincGel Alternatif Murah dan Aman Gantikan Lithium di Penyimpanan Energi

Rangkuman 15 Detik

Offgrid Energy Labs mengembangkan baterai alternatif yang lebih aman dan lebih ekonomis.
ZincGel memiliki potensi untuk mengurangi ketergantungan pada rantai pasokan lithium yang didominasi oleh China.
Startup ini berfokus pada aplikasi penyimpanan energi terbarukan untuk mendukung target net-zero industri.
Lithium-ion telah menjadi pilihan utama untuk sistem bertenaga baterai, tetapi menghadapi masalah seperti ketergantungan pasokan yang tidak stabil dan masa pakai baterai yang pendek. Dalam menghadapi tantangan ini, Offgrid Energy Labs, sebuah startup deep-tech dari India, mengembangkan teknologi baterai baru bernama ZincGel berbasis zinc-bromine sebagai alternatif yang lebih murah dan aman. Startup berumur tujuh tahun yang lahir dari inkubator IIT Kanpur ini mengklaim teknologi ZincGel menghasilkan efisiensi energi sekitar 80-90% dibandingkan baterai lithium, tetapi dengan biaya penyimpanan yang jauh lebih rendah. Ini sangat relevan mengingat target India untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan hingga 500 gigawatt pada 2030 serta pengembangan kapasitas penyimpanan energi baterai sebesar 236 gigawatt-jam. ZincGel menggunakan bahan yang lebih mudah didapat untuk mengurangi tekanan pada rantai pasok dan juga memiliki keunggulan seperti risiko kebakaran yang rendah, umur dua kali lebih panjang dibanding baterai lithium, serta kemampuan untuk melakukan pengisian dan pengosongan daya dengan cepat menggunakan katoda berbasis karbon. Startup ini juga telah mengantongi banyak hak kekayaan intelektual di berbagai negara. Offgrid Energy Labs berambisi membangun fasilitas demonstrasi 10 megawatt-jam di Inggris pada awal 2026 dan kemudian membangun gigafactory di India. Pendanaan Seri A sebesar 15 juta dolar AS, dipimpin oleh Archean Chemicals yang ahli dalam bromine, mendukung rencana ekspansi ini. Shell dan Tata Power merupakan beberapa mitra awal yang sudah menguji teknologi ini. Dengan fokus pada stabilitas pasokan, biaya yang kompetitif, dan perilaku baterai yang andal di berbagai kondisi suhu, ZincGel berpotensi menjadi solusi penyimpanan energi unggulan, terutama di pasar stasioner. Keberhasilan komersialisasi teknologi ini akan mendukung tujuan global untuk memperluas penggunaan energi terbarukan dan meminimalkan ketergantungan pada lithium dari China.

Analisis Ahli

Tejas Kusurkar
Teknologi baterai harus tidak hanya menawarkan solusi teknis tetapi juga biaya yang kompetitif agar dapat diadopsi secara luas.
Rishi Srivastava
Pengembangan baterai yang tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem sangat penting dalam memperluas penggunaan energi terbarukan secara global.