Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tablet 3.000 Tahun Bongkar Asal Usul Kisah Nabi Nuh dan Manipulasi Bahasa

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (6mo ago) climate-and-environment (6mo ago)
02 Sep 2025
125 dibaca
1 menit
Tablet 3.000 Tahun Bongkar Asal Usul Kisah Nabi Nuh dan Manipulasi Bahasa

Rangkuman 15 Detik

Kisah Nabi Nuh dan Uta-napishti menunjukkan adanya kesamaan dalam tradisi banjir besar di berbagai budaya.
Manipulasi informasi dan permainan kata sudah ada sejak zaman kuno, dan dapat berdampak besar pada pemahaman masyarakat.
Penemuan tablet kuno memberikan wawasan baru tentang sejarah dan mitologi peradaban Babilonia.
Sebuah tablet kuno berusia 3.000 tahun ditemukan dengan tulisan cerita banjir besar dan kapal yang menampung berbagai hewan, mirip dengan kisah Nabi Nuh yang terkenal dalam agama-agama besar. Cerita ini berasal dari era peradaban Babilonia dan tertulis dalam Epic of Gilgamesh. Martin Worthington dari Universitas Cambridge mempelajari tablet ini dan menemukan bahwa kisah Nabi Nuh memiliki kemiripan dan perbedaan dengan cerita banjir Babilonia, khususnya tokoh Uta-napishti yang selamat dari banjir menggunakan kapal raksasa. Dalam versi Babilonia, dewa Ea disebut menipu manusia dengan permainan kata agar mereka membantu membangun kapal dengan janji palsu tentang makanan yang akan datang dari langit, yang sebenarnya adalah peringatan banjir. Analisis terhadap dua baris dalam tablet menunjukkan adanya permainan kata dengan makna ganda, yang membuat pendengar bingung dan salah tafsir antara berkah dan bencana, sehingga mereka percaya pada janji palsu tersebut. Kisah ini menjadi contoh awal manipulasi bahasa dan informasi dalam mitologi kuno, menunjukkan bagaimana berita bohong atau propaganda telah digunakan sejak zaman dahulu untuk memengaruhi perilaku masyarakat.

Analisis Ahli

Martin Worthington
Permainan kata dalam kisah banjir Babilonia adalah contoh awal bagaimana bahasa bisa digunakan untuk manipulasi sekaligus menyampaikan pesan ganda di masyarakat kuno.