Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dampak Demonstrasi pada UMKM: Penjualan Anjlok dan Harapan Pemulihan

Bisnis
Ekonomi Makro
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
02 Sep 2025
200 dibaca
2 menit
Dampak Demonstrasi pada UMKM: Penjualan Anjlok dan Harapan Pemulihan

Rangkuman 15 Detik

Demonstrasi berdampak negatif pada penjualan UMKM.
Dukungan dari masyarakat sangat penting bagi kelangsungan UMKM selama masa sulit.
Driver ojol juga merasakan dampak, dan ada gerakan untuk mendukung mereka dengan memesan makanan.
Aksi unjuk rasa yang meluas di Indonesia sejak akhir Agustus 2025 memberikan dampak besar terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Banyak pedagang yang mengalami penurunan penjualan karena konsumen lebih memilih membeli produk yang penting saja. Contohnya adalah Vore Studio, toko online yang menjual aksesori fesyen, mengalami penurunan penjualan hingga 60% di awal demo. Selain itu, pengusaha baru seperti Trie Marnita yang menjalankan bisnis kuliner 'Ayamnya Bik'ud' juga merasakan dampak langsung dimana hampir tidak ada pembeli sama sekali selama masa demonstrasi. Hal ini juga berdampak kepada pengemudi ojek online yang traffic-nya sangat sepi karena orang-orang lebih fokus mengikuti demo. Situasi serupa dialami oleh Tanti Seftiana Senjaya, pemilik bisnis kue bebas gluten. Penjualan organik turun hingga 80% dan masalah logistik serta ongkos kirim yang naik membuat distribusi produk menjadi lebih sulit. Bahkan acara popup yang diikuti Tanti di Sentul harus dibubarkan lebih cepat sehingga merugikan para tenant. Muncul gerakan positif dari masyarakat dan netizen untuk membantu para pengemudi ojek online dan pelaku UMKM dengan cara memesan makanan atau membeli produk melalui platform digital. Dukungan kecil dari masyarakat ini dirasa sangat berarti untuk membantu pelaku UMKM melewati masa sulit ini. Sekilas cerita dari para pelaku UMKM ini menunjukkan betapa rentannya usaha kecil terhadap perubahan situasi sosial dan ekonomi. Dukungan dan perhatian dari semua pihak sangat dibutuhkan agar mereka tetap dapat bertahan dan pulih dari dampak demonstrasi ini.

Analisis Ahli

Prof. Bambang Santoso (Ekonom)
Demonstrasi sosial bisa menjadi faktor disruptif ekonomi mikro, terutama UMKM yang memiliki modal terbatas dan belum kuat dalam menghadapi situasi krisis. Perlu adanya kebijakan darurat dan program stimulus yang fokus untuk mempertahankan kelangsungan usaha kecil dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Dr. Rina Wulandari (Ahli Bisnis UMKM)
Dukungan komunitas dan pemanfaatan platform digital sangat penting untuk memitigasi dampak negatif ini. Namun, tanpa solusi logistik yang efektif dan subsidi ongkos kirim, UMKM akan sulit pulih secara cepat.