Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Nvidia Ungkap Dua Pelanggan Besar Penyumbang 39% Pendapatan Kuartal II-2025

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
01 Sep 2025
99 dibaca
2 menit
Nvidia Ungkap Dua Pelanggan Besar Penyumbang 39% Pendapatan Kuartal II-2025

Rangkuman 15 Detik

Dua pelanggan utama Nvidia menyumbang hampir 39% dari pendapatan perusahaan.
Penyedia layanan cloud berperan penting dalam pendapatan bisnis pusat data Nvidia.
Kepala Keuangan Nvidia mengindikasikan bahwa ketergantungan pada sejumlah kecil pelanggan mungkin akan berlanjut.
Nvidia, perusahaan raksasa chip, baru-baru ini mengungkap bahwa dua pelanggan utama mereka memberikan kontribusi sebesar 39% dari total pendapatan pada kuartal II tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, saat dua pelanggan utama hanya menyumbang 25% pendapatan. Pelanggan A menyumbang 23% dari pendapatan perusahaan, sementara pelanggan B menyumbang 16%. Meskipun jumlah ini sudah diketahui, identitas kedua pelanggan tersebut masih dirahasiakan oleh Nvidia, sehingga menimbulkan spekulasi dalam industri teknologi dan investor. Menurut Colette Kress, Kepala Keuangan Nvidia, bisnis pusat data perusahaan berkontribusi sebesar 88% dari total pendapatan. Selain itu, 50% dari pendapatan bisnis pusat data ini berasal dari penyedia layanan cloud besar, yang menunjukkan ketergantungan Nvidia pada sektor ini. Nvidia membagi pelanggannya menjadi dua kategori, yakni pelanggan langsung dan tidak langsung. Pelanggan A dan B termasuk dalam kategori pelanggan langsung yang membeli chip untuk dirakit menjadi sistem atau papan sirkuit sebelum dijual kembali ke pengguna akhir seperti pusat data dan penyedia cloud. Ke depannya, Nvidia memperkirakan tren ketergantungan pada sejumlah kecil pelanggan besar akan terus berlanjut. Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan utama sambil mencari peluang diversifikasi pelanggan untuk mengurangi risiko bisnis.

Analisis Ahli

Dr. Andi Wijaya (Analis Industri Semikonduktor)
Konsentrasi pendapatan pada beberapa pelanggan memang umum di industri chip, tetapi Nvidia harus memantau potensi risiko konsumen besar yang bisa mengubah volume pembelian secara drastis. Inovasi terus-menerus dan ekspansi ke pasar baru harus menjadi fokus utama untuk melindungi keberlanjutan bisnis.