AI summary
Geoffrey Hinton adalah tokoh penting dalam perkembangan kecerdasan buatan. Ada kekhawatiran serius tentang risiko yang ditimbulkan oleh teknologi AI. Perlu adanya kolaborasi antara negara besar untuk mengatur dan mengendalikan teknologi AI. Geoffrey Hinton dikenal sebagai "bapak pendiri AI" karena kontribusinya dalam mengembangkan model jaringan neural yang mengubah cara mesin belajar, yang mendasari teknologi AI saat ini.Pada tahun 2024, Hinton menerima Penghargaan Nobel Fisika bersama John J. Hopfield, sebagai pengakuan atas penemuan dan pengaruh besar mereka dalam bidang komputasi cerdas.Setelah bergabung dengan Google Brain pada 2013 dan menjadi wakil presiden, Hinton meninggalkan Google pada 2023 untuk bebas menyuarakan kekhawatirannya tentang risiko yang bisa muncul dari perkembangan AI yang cepat.Pada Juni 2024, Hinton melakukan kunjungan pertama kalinya ke China dan berbicara di konferensi World Artificial Intelligence Conference di Shanghai, menunjukkan pentingnya dialog global dalam mengatur teknologi ini.Melalui wawancara ini, Hinton menegaskan bahwa meskipun AI berpotensi besar, ada kebutuhan mendesak agar negara-negara besar bekerja sama untuk mengendalikan dan membatasi risiko demi masa depan yang aman.
Hinton adalah sosok penting yang membuka mata dunia terhadap ancaman dan potensi AI, dan keberaniannya meninggalkan Google agar bisa bicara bebas menunjukkan betapa seriusnya isu ini. Tanpa suara-suara kritis seperti dia, perkembangan AI bisa menjadi tidak terkendali dan berbahaya bagi masa depan umat manusia.