Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penggunaan Opioid Jangka Panjang Tingkatkan Risiko Demensia Pada Penderita Nyeri Kronis

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
31 Agt 2025
127 dibaca
2 menit
Penggunaan Opioid Jangka Panjang Tingkatkan Risiko Demensia Pada Penderita Nyeri Kronis

AI summary

Penggunaan opioid jangka panjang dapat meningkatkan risiko demensia secara signifikan.
Analgesik non-opioid tidak menunjukkan risiko demensia yang sama dengan opioid.
Penelitian ini menyoroti perlunya pendekatan hati-hati dalam pengelolaan nyeri kronis dengan opioid.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa penggunaan opioid secara rutin untuk mengatasi nyeri kronis non-kanker berkaitan dengan peningkatan risiko terjadinya demensia. Temuan ini penting karena nyeri kronis juga merupakan masalah besar yang dialami oleh sekitar 30 persen populasi dunia.Dalam studi yang melibatkan hampir 200 ribu orang di Inggris, pengguna opioid memiliki risiko 20 persen lebih besar mengalami demensia dibandingkan dengan mereka yang menggunakan obat penghilang nyeri lain. Khusus bagi pengguna opioid yang kuat, risiko ini melonjak lebih dari 70 persen, terutama untuk jenis demensia vaskular.Analisis citra otak peserta memperlihatkan penyusutan pada area penting seperti materi putih dan hipokampus yang berperan dalam memori. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa opioid memengaruhi fungsi kognitif dalam jangka panjang.Selain penurunan kecerdasan cairan atau kemampuan berpikir logis, penelitian menunjukkan bahwa memori prospektif yaitu kemampuan mengingat melakukan tugas di masa depan tidak terlalu terpengaruh oleh opioid. Namun, dampak negatif lainnya tetap harus menjadi perhatian serius.Para peneliti menegaskan pentingnya evaluasi risiko dan manfaat opioid dalam pengobatan nyeri kronis, serta perlunya mencari alternatif yang lebih aman demi menjaga kesehatan otak dan mencegah demensia di masa depan.

Experts Analysis

Sha Feng
Penggunaan opioid jangka panjang dalam nyeri kronis dapat memberikan dampak neurotoksik yang nyata, sehingga penting untuk evaluasi risiko secara menyeluruh dalam praktik klinis.
Jed A. Barash
Temuan ini menggarisbawahi kebutuhan untuk mencari pendekatan pengelolaan nyeri alternatif yang lebih aman terhadap fungsi kognitif pasien.
W. Andrew Kofke
Perubahan struktural di otak akibat opioid memperjelas mekanisme yang berkontribusi terhadap risiko demensia, membuka peluang untuk riset intervensi pencegahan.
Editorial Note
Penelitian ini sangat penting karena mengungkap kaitan potensial antara opioid dan penurunan kognitif yang sebelumnya kurang diperhatikan. Penggunaan opioid harus lebih bijaksana dan disertai edukasi agar risiko jangka panjang terhadap otak bisa diminimalisasi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.