Paparan Polusi PM2.5 Percepat Risiko Demensia Lewy Body pada Orang dengan Predisposisi Genetik
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
04 Sep 2025
126 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Paparan jangka panjang terhadap PM2.5 dapat mempercepat perkembangan demensia tubuh Lewy.
α-synuclein berperan penting dalam patologi neurodegeneratif yang dipicu oleh pencemaran udara.
Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami dampak lingkungan terhadap kesehatan otak.
Sebuah penelitian besar melibatkan data 56,5 juta orang telah menemukan hubungan antara paparan jangka panjang terhadap partikel polusi kecil PM2.5 dengan peningkatan risiko berkembangnya demensia Lewy body, jenis demensia ketiga yang paling umum setelah Alzheimer dan demensia vaskular. Penelitian ini menggunakan data rawat inap dari pasien dengan demensia Lewy body dan penyakit Parkinson antara tahun 2000 hingga 2014.
Lewy body dementia adalah kondisi neurodegeneratif yang disebabkan oleh akumulasi protein α-synuclein dalam bentuk gumpalan di dalam sel-sel saraf otak, yang menyebabkan kerusakan dan kematian sel saraf. Polusi PM2.5 berasal dari sumber kendaraan, kebakaran hutan, dan pabrik yang selama ini sudah diketahui berkontribusi terhadap berbagai penyakit, termasuk gangguan saraf dan Parkinson.
Selain analisis data populasi manusia, penelitian juga menggunakan model tikus yang terpapar PM2.5 selama sepuluh bulan. Hasilnya menunjukkan peningkatan perilaku terkait gangguan kognitif dan memori, serta peningkatan signifikan protein α-synuclein di otak. Penurunan ukuran lobus temporal medial juga ditemukan, yang berkaitan erat dengan fungsi memori dalam otak.
Protein α-synuclein juga ditemukan menumpuk di usus dan paru-paru tikus, yang menunjukkan jalur penyebaran penyakit melalui aksis usus-otak. Studi ini menunjukkan bahwa PM2.5 memasuki tubuh melalui paru-paru, menyebabkan peradangan dan akhirnya menyebar ke otak melalui aliran darah, mempercepat perkembangan demensia pada individu yang sudah memiliki faktor genetik predisposisi.
Penelitian ini sangat penting untuk pemahaman yang lebih baik tentang mekanisme bagaimana polusi lingkungan dapat memperburuk kondisi neurodegeneratif. Hasilnya menggarisbawahi pentingnya pengurangan polusi udara untuk melindungi kesehatan otak dan mengurangi beban demensia di masyarakat, khususnya bagi mereka dengan risiko genetik.
Analisis Ahli
Hui Chen
Paparan polusi udara mempercepat perkembangan demensia pada individu yang sudah ada predisposisi genetiknya, bukan sebagai penyebab utama.Xiaobo Mao
PM2.5 memicu akumulasi α-synuclein yang menyebabkan penurunan fungsi otak dan memperburuk gejala neurodegeneratif.

