AI summary
Perusahaan AI berinvestasi besar dalam proyek yang mirip dengan studio film. Model bisnis perusahaan AI lebih menyerupai studio konten daripada perusahaan perangkat lunak. Scale AI bekerja sama dengan berbagai laboratorium AI untuk membangun solusi generatif yang mendukung klien besar. Ben Scharfstein, kepala produk di Scale AI, menyamakan perusahaan AI seperti OpenAI dan Meta AI dengan studio film besar seperti Marvel Studios. Menurutnya, perusahaan AI melakukan investasi besar pada model AI yang disebut seperti 'blockbuster', yang memberikan keuntungan dalam waktu singkat tapi tidak bertahan lama secara jangka panjang.Model AI seperti GPT dari OpenAI dijelaskan sebagai franchise yang bisa diperluas menjadi berbagai bentuk aplikasi, mirip dengan bagaimana film superhero Marvel menjadi dasar dari berbagai produk hiburan lain. Namun, fokus utama perusahaan AI sekarang lebih ke investasi besar pada proyek yang hasilnya cepat terlihat.Scale AI sendiri menggunakan model-model AI dari berbagai perusahaan seperti OpenAI, Meta, dan Cohere untuk membangun solusi khusus bagi klien mereka. Scale AI juga menerima investasi besar dari Meta sebesar 14,3 miliar dolar untuk mengembangkan teknologi dan layanan AI mereka.Meskipun Scale AI sedang tumbuh, bulan lalu mereka melakukan pemotongan tenaga kerja sebesar 14% di divisi AI generatif karena peningkatan kapasitas yang terlalu cepat tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan tantangan dalam menyelaraskan pertumbuhan perusahaan dengan permintaan pasar dan sumber daya yang tersedia.Pendekatan bisnis yang lebih menyerupai studio konten ini menandakan bahwa perusahaan AI berada dalam fase dinamis dan eksperimental, dengan investasi dan pengembangan yang berisiko tinggi namun memiliki potensi keuntungan besar jika berhasil.
Pendekatan model studio konten untuk perusahaan AI secara bisnis memang realistis melihat siklus pengembangan dan penerimaan pasar di sektor ini. Namun, strategi ini bisa menyebabkan volatilitas tinggi dan tekanan finansial yang besar, terutama jika produk baru gagal memenuhi ekspektasi pasar.