Investasi Besar Meta di Scale AI Picu Kekhawatiran Google dan Microsoft
Teknologi
Kecerdasan Buatan
15 Jun 2025
269 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Investasi besar Meta di Scale AI menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelanggan.
Google dan Microsoft mempertimbangkan untuk mengurangi kemitraan mereka dengan Scale AI.
Scale AI tetap berkomitmen untuk menjaga data pelanggan dan beroperasi secara independen.
Meta baru-baru ini berinvestasi sangat besar di Scale AI, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan anotasi data penting untuk melatih model kecerdasan buatan. Investasi ini membuat beberapa pelanggan utama Scale, seperti Google dan Microsoft, merasa ragu dan mempertimbangkan untuk mengurangi kerja sama mereka dengan Scale.
Google sempat berencana membayar Scale sebesar 200 juta dolar tahun ini, namun saat ini mulai membuka percakapan dengan perusahaan pesaing Scale dan kemungkinan akan menghentikan kerja sama dengan Scale. Microsoft juga disebut sedang mempertimbangkan langkah serupa.
Selain itu, OpenAI diketahui telah mengambil keputusan yang sama beberapa bulan lalu, meski CFO OpenAI menyatakan perusahaan mereka tetap akan menggunakan Scale sebagai salah satu vendor mereka dari banyak pilihan.
Meski ada kekhawatiran dari beberapa pelanggan utama, Scale menyatakan bisnisnya tetap berjalan kuat dan mereka tetap beroperasi secara independen dengan komitmen menjaga keamanan data pelanggan. CEO Scale, Alexandr Wang, juga bergabung dengan Meta untuk memimpin pengembangan teknologi kecerdasan super.
Investasi Meta sebesar 14,3 miliar dolar untuk membeli 49% saham Scale menunjukkan betapa pentingnya peran Scale dalam ekosistem AI, khususnya dalam mendukung perusahaan generatif AI yang bergantung pada data berkualitas tinggi dari para ahli anotasi.


