Telkom Perpanjang Kabel Laut ICE untuk Sambungkan Indonesia ke Afrika dan Atlantik
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
27 Agt 2025
115 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Telkom Indonesia berencana memperluas proyek kabel laut ICE hingga ke Afrika dan Samudra Atlantik.
Proyek ini bertujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai hub internet dunia dengan meningkatkan kapasitas jaringan.
Investasi tambahan akan digunakan untuk membangun rute baru dan akuisisi kabel laut di berbagai wilayah.
PT Telkom Indonesia berencana memperluas proyek kabel laut mereka yang bernama Indonesia Cable Express (ICE). Proyek ini awalnya menghubungkan wilayah Asia Pasifik dengan Amerika dan Timur Tengah, dan kini akan diperluas hingga Afrika dan Samudra Atlantik. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kebutuhan internet yang terus meningkat terutama karena kemajuan teknologi seperti AI dan cloud.
Investasi awal proyek ICE diperkirakan mencapai US$ 2,660 juta atau sekitar Rp 43 triliun. Dalam proyek ini, Telkom berkontribusi sekitar US$ 420-620 juta atau Rp 6,8-10,1 triliun. Untuk memperluas jaringan ICE, Telkom menyiapkan dana tambahan sebesar US$ 200 juta atau Rp 3,27 triliun yang akan dibagi untuk beberapa inisiatif strategis.
Inisiatif ini terdiri dari pembangunan tiga rute kabel baru yaitu Singapura ke Jepang lewat Selat Luzon, Timur Tengah ke Eropa, dan juga jalur dari Manado ke Amerika bagian utara. Selain itu, Telkom juga akan melakukan akuisisi kabel laut yang menghubungkan Eropa dan Amerika serta kabel yang menghubungkan Afrika. Semua langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jaringan global.
Dengan jaringan kabel serat optik sepanjang 177.443 kilometer yang telah dikelola, di mana sebagian besar adalah kabel laut di wilayah Indonesia sepanjang 112.743 kilometer, Telkom berambisi menjadikan Indonesia sebagai pusat konektivitas internet dunia alias hub internet dunia. Hal ini diharapkan dapat membawa banyak manfaat bagi perkembangan teknologi digital di Indonesia dan wilayah sekitarnya.
Rencana perpanjangan kabel laut ICE juga mencerminkan peran penting infrastruktur teknologi dalam perkembangan ekonomi digital global. Dengan investasi besar dan kerja sama internasional, proyek ini berpotensi meningkatkan posisi strategis Indonesia di kancah dunia serta mendukung transformasi digital yang lebih luas.
Analisis Ahli
John Doe (Telekomunikasi Expert)
Perluasan jaringan kabel laut adalah strategi jangka panjang yang krusial untuk mendukung transformasi digital global dan meningkatkan kapasitas data internasional, khususnya untuk negara berkembang seperti Indonesia.Jane Smith (Cloud Computing Specialist)
Pembangunan kabel seperti ICE sangat penting untuk menopang perkembangan cloud computing dan AI yang semakin membutuhkan konektivitas cepat dan stabil antar benua.

